Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Secret Wife

My Secret Wife

titah Bu Fatma. Aruna mengangguk dan bergegas duduk di bangku ke tiga dari depan. Teman sebangkunya adalah siswi berkacamata dengan rambut hitam sebahu. Kalem dan tatapannya damai. "Hai, aku Hara." Dia mengulurkan tangan seraya tersenyum, manis. Aruna membalas uluran tangan Hara dan memperkenalkan diri. Dadanya terasa lega dari himpitan ketakutan. Semoga Hara akan menjadi teman baikku di sini.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
Kiara

Kiara

kata Kiara, mulai berjalan mendekat ke arahnya. “Ishita, Bu. Saya adalah pelayan untuk keluarga Aliya dan saya akan memenuhi setiap kebutuhan kamu,” katanya Ishita mulai tersenyum malu kepada Kiara. “Nah, Ishita, kamu bisa memberitahuku apa pendapatmu tentang usahaku membuat kepang,” “Saya pikir saya bisa membuat rambut saya menjadi simpulan kepang yang baik,” Kiara mendengar tawa Ishita yang tertahan di belakang. Dan Kiara hanya tersenyum saja.
5.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
Mantan Suami Atau Pak Ceo

Mantan Suami Atau Pak Ceo

Tanya Haru, dengan tangan mungilnya dia berusaha untuk menggenggam sumpit untuk mengambil bibimbap itu. Liera memilih untuk mengikat rambutnya yang berterbangan di terpa angin sejak tadi, lalu dia melihat bagaimana Haru yang kesulitan, dia mengambil sumpitnya lalu memberikan yang khusus untuknya mudah digunakan.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran

ujarnya lirih sembari meminumkan sebotol ramuan ke mulut gadis itu. Namanya adalah Hara Fan, dipanggil Rhara. Siluman ular putih, sosok manusianya berwujud seorang gadis cantik, dengan kulit putih bersih dan rambut putih ikal. Sayangnya, ramuan yang dituangkan ke mulut sang puteri tumpah. Sehingga Raja Tham Fan terpaksa harus membungkam mulutnya agar ramuan tersebut bisa tertelan. Tindakan ini, sungguh sangat menyayat hatinya.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai hara tsumugi
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Donat Mblondo
Maaf ya... dua hari ini libur update dulu. karena saya habis melahirkan dan posisi masih di rumah bidan, jadi tidak sempat menulis. Saya usahakan, hari Senin mulai menulis lagi untuk melanjutkan ceritanya. Terima kasih ^^
Nuada Airlangga
tak kasih nama Jawa 'kepong taine sapi',buyut Cili penunggu desa Kemiren,Sunar udara rawatane buyut Cili,kalo nama desa bnyak yg lucu 'tegal campak,tamansuruh,kali bendo,Puthuk petung, Gedangan,siwuran,kedaleman'......
Baca Semua Ulasan
Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Tegur seorang wanita cantik berkacama itu galak, dia melotot tajam pada temannya yang baru saja mengucapkan sumpah serapah. Gadis bernama Hiraya Carlisle itu hanya menolehkan kepalanya malas, temannya yang satu ini tidak bisa membiarkan dirinya senang. "Apa lagi nona Yoshi Haibara?" Hiraya berjalan mendekati temannya dengan wajah bersalah yang dibuat-buat.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
Handa

Handa

Flashback off Handa mengalihkan pandangannya dan menarik nafas dalam-dalam. Dia menundukkan kepalanya, bulir-bulir bening air mata menetes di pahanya. Handa mengusap air mata di pahanya, dengan sedikit gerakan maju tangannya sudah mengepal, lalu memukul pelan pahanya berusaha memberi kekuatan pada dirinya sendiri. Handa mengangkat kepalanya sambil menarik nafas dalam-dalam, dengan punggung tangannya Handa menyeka air mata yang telah membasahi pipinya, lalu pandangannya kembali beralih keluar jendela menyaksikan pemandangan alam Laut Jawa yang indah. Handa melepas ikatan rambutnya lalu menggunakan ikat rambutnya sebagai gelang di tangan kirinya, ia mulai menyandarkan kepalanya lalu melemparka
1034.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
Surat Wasiat Sang Duke

Surat Wasiat Sang Duke

"Aku ingin Dia sekarang melayani di mansion utama Hara" "Ah... benarkah Nyonya,?"kali ini Hara yang tersenyum senang. Ani adalah teman dan rekan kerja yang menyenangkan. Dia sangat ceria dan selalu berpikir positif meskipun sifat ingin tahunya tau keponya tinggi. Dia juga banyak bicara, meskipun kadang-kadang menyebalkan tapi mulut cerewetnya selalu membuat suasana ramai.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 268 kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
HARMONY

HARMONY

Sagara menyambut kedatangan Darrel yang baru saja memasuki ruangan Harmony, dengan senyuman lebarnya. “Good morning my friend! Yuk, kita mulai latihannya” sapaan itu membuat Darrel terkejut, karena Sagara datang lebih awal dari perkiraannya. Sagara menyusul Darrel yang duduk di lantai panggung. Darrel membawa dua gitar yang ada disana, memberikannya satu pada Sagara dan satu lagi untuk dirinya. “Jadi, lagu apa yang mau lo pelajari” tanya Darrel.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
Hartaku Unlimited (Mereka Ingin Membuatku Miskin)

Hartaku Unlimited (Mereka Ingin Membuatku Miskin)

Satu orang berpenampilan kasual tanpa mengenakan jilbab, kontras dengan yang satunya lagi, orang ini memakai baju gamis longgar dan hijabnya dilengkapi dengan cadar. "Nah, ini dia," lanjut Pak Hendar. "Ibu Rosita dan Mbak Widi. Mereka nanti akan jadi satu tim dengan kita. Ibu Rosita sebagai pembicara juga, sama dengan Mbak Murni. Dan Mbak Widi bertugas mengarahkan Ibu-Ibu supaya fokus mendengarkan penyuluhan nanti."
9.999.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
Dara Ameera

Dara Ameera

ujar Dara, sebelum akhirnya sosok itu menghilang dari pandangan Farhan. "Permisi, anda ingin memesan apa?" tanya sang pelayan. Farhan terkekeh pelan, ia lupa jika sang pelayan itu masih berdiri di depan mejanya. "Aku ingin satu porsi sup iga sapi," ucapnya. Ayolah, ia tidak akan tega untuk memanfaatkan Dara. "Hanya itu?" Farhan mengangguk. "Iya hanya itu," "Baiklah pak, tunggu sebentar ya. Kami akan segera menghidangkan nya,"
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai hara tsumugi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status