Kesempatan Kedua
Hingga tempat tinggal yang baru, yang juga mendapat harga murah.
Agni ingat, saat ia tengah bingung dengan proses perceraian karena takut kalah, tiba-tiba ada seorang pria paruh baya yang mengaku sebagai pengacara, menawarkan bantuan padanya. Ia sempat menolak, karena melihat jam tangan pria itu yang sangat mahal. Sudah jelas dia bukan orang sembarangan. Namun, pria itu mengatakan kalau ia tulus membantu, dan Agni tidak perlu memikirkan bayarannya. Agni pun baru ingat, kalau semua orang yang ada di ruang sidang terkejut melihat pengacara yang Agni sewa. Ia kira itu hal biasa. Nyatanya...