ISTRIKU SUMBER KEUANGANKU
Segera kutelepon Yuni, ingin tahu kabarnya hari ini sembari mengusir rasa kesal akibat respon Astuti tadi.
"Mas, aku sudah nemu pengacara yang mau dibayar belakangan," sambarnya penuh semangat saat tersambung.
"Serius? Siapa dia? Kapan kita bisa ketemu dia?" Aku tak sabar lagi untuk menyusun langkah lebih lanjut. Aku boleh berbesar hati, harta gono gini yang aku ajukan nanti di sidang perceraian memiliki nilai cukup tinggi. Rumah ini terletak di atas tanah yang cukup luas. Dulu memang Astuti membeli dengan harga sangat murah, tetapi kini nilainya berpuluh kali lipat. Wajar saja, kini wilayah ini merupakan jalur hidup dan menjanjikan. Hampir semua fasilitas umum seperti swalayan, pasar dan g
Hot Chapters