Di Atas Ranjang Sepupu
“Saya… bisa bantu mengeringkannya, Mas. Di ruang ganti…”
“Tidak perlu. Aku mau barang baru, bukan murahan.”
Salah satu pria di meja tertawa kecil. “Santai aja sih, kan bisa bayar pakai cara lain, kan?”
Ghea menunduk, wajahnya semakin merah. “Saya mohon, Mas. Tolong ringankan saya kali ini aja.”
Pria itu menatapnya lama, lalu akhirnya berkata datar, “Baik. Bawa saya ke ruang ganti sekarang.”