Istri Kedua Tak Berarti Pelakor
Hayati yang menyadari jika harga perhiasan sangat mahal dia menarik lengan jas Rangga membuat pria itu menoleh dan sedikit menunduk melihat Hayati ingin mengatakan sesuatu.
"Pak, jangan beli disini. Harganya mahal, lebih baik cincin emas aja," bisik Hayati. Rangga hanya tersenyum lalu mengusap kepala Hayati. Menunjuk beberapa perhiasan seperti kalung, gelang dan anting. Lalu menanyakan jumlah harga untuk semua yang ingin dibeli. Hayati terkejut dengan jumlah yang disebutkan oleh pramuniaga. “Pak, itu sih bisa untuk beli tanah dan membangun di kampung saya,” ucap Hayati lirih. Rangga membuka dompetnya lalu mengambil salah satu kartu dan menyerahkan pada pramuniaga.
“Tolong diantar besok, ke a
Chapitres populaires