Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mas, Ayo Bercerai!

Mas, Ayo Bercerai!

[ Tante pergi bukan karena sakit di badan, tapi sakit di hati] Haidar teringat kembali pada malam-malam ia berteriak, saat ia membanting pintu, saat ia mendorong Zola di depan pintu, saat ia merobek surat-surat lama mereka, dan bahkan malam ia membanting piring di meja makan. Itu bukan sekadar pertengkaran. Itu adalah kekerasan yang bukan hanya menyangkut fisik tapi juga melukai hati. “Ya Tuhan,” Haidar menutup wajahnya dengan kedua tangan. “Aku … aku benar-benar monster.”
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai hatters atau haters
Baca
+Pustaka
Di Dalam Tubuh Bos Tampan

Di Dalam Tubuh Bos Tampan

Ada yang penasaran sosok wanita pelakor dan ingin mencincangnya, ini kebanyakan grup KUMIS alias Zidan dan teman-temannya. Ada juga yang tidak terlalu fans dengan Salia tapi ikut merasa tersakiti dan geram dengan kelakuan si pelakor, atau minimal memberi hate speech pada wanita itu. Tapi sekte ini tidak membenci Axel Harrison karena percaya kalau sang lelaki itu bersih dan terkena guna-guna, yang ini termasuk golongan Hilda. Ada yang benar-benar tersakiti karena trauma pribadi dan juga ikut membenci Axel Harrison, ini golongan Jennie.
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai hatters atau haters
Baca
+Pustaka
Kembalinya sang Pewaris Terkuat

Kembalinya sang Pewaris Terkuat

seru Hatta. Pria berpenampilan galak itu bernama Hatta, dia bukan lagi seperti monster mengerikan seperti dulu, tapi sekarang dia lebih seperti anjing liar yang dipukuli sampai mati. Hatta menatap Dodi dengan mata yang rentan, keringat sebesar biji jagung menetes di wajahnya. "Hatta." Dodi menatapnya dengan ngeri. "Tuan, pria itu bukan petarung biasa. Aku khawatir bahwa dia seorang seniman bela diri yang terlatih seperti Tuan Silas," Hatta tersentak, tubuhnya gemetar ketakutan.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 492 kali sebagai hatters atau haters
Baca
+Pustaka
Hati Terbagi Dua, Pacarku Atau Sahabatnya?

Hati Terbagi Dua, Pacarku Atau Sahabatnya?

Jari-jari tangannya membelai tanganku dan dia berkomentar, "Kenapa kamu begitu lembut?" Jantungku berdebar lagi. Cahaya lampu menunjukkan bentuk rahangnya dengan jelas. Rahang Damian lebih tegas daripada Stefan. Stefan adalah anggota tim basket di universitas. Tubuhnya sangat tinggi. Tidak disangka, aura Damian lebih mengintimidasi. Kakiku lemas begitu memikirkan apa yang akan terjadi nanti. Begitu sampai di pintu gedung lantai bawah, angin dingin berembus. Damian tiba-tiba melepaskan tanganku dan melompat ke samping. Gerakannya sangat cepat seperti menghindari benda kotor.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai hatters atau haters
Baca
+Pustaka
Lelaki Yang Terpaksa Menikahiku

Lelaki Yang Terpaksa Menikahiku

#supportandara "Sabar ya, Ra, namanya juga hidup. Ada yang suka sama kita, ada juga yang benci. Kita nggak bisa memaksa semua orang untuk menyukai kita. Dan aku rasa semua orang pasti pada hater-nya," ujar Ello ketika Andara menunjukkan cuitan-cuitan tersebut. Kata-kata Ello sedikit menyejukkan hati Andara. Terlebih ketika menyadari semua yang diucapkan lelaki itu benar adanya.
9.897.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai hatters atau haters
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
Naomi Sari
Ini slh satu novel yg saya baca di GN yg jln ceritanya cukup menegangkan&menarik. Alur&plot ceritanya oke. Mbak author bikin kita yg baca utk mikir bakal ke arah mana jln ceritanya dan apa isi pikiran si Ananta sebenarnya. Smg tdk dibuat mengecewakan utk endingnya ya mbak author. Love&credits to u!!
Aurora Aurora
dari sekian novel mu thoorr, asli yg ini beneran toxic...!!! beneran kecewa READERS...!!! percuma ngapain, dr awal sampai akhir Ananta ga ada berubah ga di kasih tuh azab si Ananta, sama semua cewe2 yg di ajak jalan, mkan, shopping, bahkan sampe tidur di ranjang malah ga ada rs bersalah sedikitpun.
Baca Semua Ulasan
Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Kali ini Revan kembali memandang Sabda dengan pandangan polos seolah-olah tidak bermaksud untuk bermain kata. "Tolong ya, lo berdua kalo emang masih mau berdebat juga silahkan daftar kan diri kalian ke Indonesia Lawyer Club sama Karni Ilyas sana, Mbak gue lagi sakit lo berdua masih pada sindir-sindiran aja!" Dan Cakra pun dengan dongkol meninggalkan dua laki-laki beda generasi yang masih saja saling saja berseteru itu. ======================== HalilintarSabdaA :
1056.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai hatters atau haters
Baca
+Pustaka
LUKA HATI RAISA

LUKA HATI RAISA

Tetapi kalau sudah benar-benar menyakiti hatinya, baru Raisa akan melawannya. Raisa kembali melanjutkan pekerjaannya merapikan baju, lalu memasukkannya ke dalam lemari. "Kenapa sikap mereka berubah seratus delapan puluh derajat ya?" Gerutu Raisa dalam hatinya. "Padahal dulu, mereka baik-baik saja memperlakukanku. Kenapa sekarang memperlakukan aku seperti seolah-olah pembantu dirumah ini?" Gumamnya yang begitu kesal mendengar celotehan Ratih.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai hatters atau haters
Baca
+Pustaka
KEBANGKITAN HADES BAKER

KEBANGKITAN HADES BAKER

Semua orang mulai bertanya-tanya tentang akar permasalahan yang dimiliki oleh keduanya pada orang lain yang ada di sisi mereka masing-masing. Meskipun begitu tidak ada satupun dari mereka yang mengetahuinya. Dan orang yang mengetahui permusuhan antara keduanya memilih diam menutup mulut mereka secara rapat. Hingga tidak ada satupun informasi yang keluar tentang kejadian dimana Hug ditampar oleh Tuan Moore. Hades tersenyum tipis menganggukkan kepala lalu mengambil papan nomornya. "1 juta 1 Dollar Seril." Hades hanya menaikan satu dolar lebih banyak dari Hug.
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai hatters atau haters
Baca
+Pustaka
Malaikat Bertelinga Panjang

Malaikat Bertelinga Panjang

Putri coba mempertahankan kelincinya. “Bim kenapa sih kamu jahat banget sama kelinci emang kelinci itu salah apa sama kamu?...” Hilda merajuk. Kulihat wajah mereka berdua. Aku ngerasa nggak enak sama mereka berdua. Mereka memberikan tatapan, tatapan yang sangat kubenci. Tatapan yang dapat meleburkan hatiku walau itu terbuat dari batu. Tatapan merajuk, yang dapat melehkan hati pria mana pun di dunia ini. Dan membuat mereka bertekuk lutut.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai hatters atau haters
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status