Menjadi Ibu Susu untuk Anak Presdir
ujar Noah sambil menekan tombol lift, suaranya santai seolah membahas menu sarapan, “nanti malam kamu nggak usah banyak gaya.”
Aishwa yang tadinya bersandar malas langsung menegakkan badan. “Hah?”
“No need akrobat,” lanjut Noah dengan wajah serius. “Nggak usah di atas, nggak usah miring kayak kepiting, nggak usah kepala di bawah, apalagi posisi sujud.”
Lift berbunyi ting.
“Cukup diam di bawah,” Noah menoleh, senyum tipis penuh percaya diri, “aku yang bekerja.”
Sikat na Kabanata