Candu Dekapan Kakak Ipar
“Namanya aja udah kayak penguasa. Setiap orang manggil dia, seolah dia raja di istananya sendiri. Di mansion itu, semua tunduk sama ucapan dia. Bahkan Mami sekalipun.”
Ia menyandarkan punggung, mata menatap kosong sejenak, lalu tersenyum lagi. “Kalau Mas Sultan, namanya lebih ke makna kaya raya. Tapi Radja, itu soal kuasa.”
Fairish menggeser duduknya, jemarinya meremas ujung gaun. Raut wajahnya meredup, senyum yang tadi terlukis memudar perlahan.