Murid Kesayangan
Lola berjalan masuk, berdiri di sisi sofa tempatku duduk.
"Ini murid-muridku. Mereka nengok aku." Aku menjawab dengan rasa enggan.
"Oh? Baik sekali, menengok Pak Guru." Lola meletakkan bawaannya di meja, lalu melangkah mendekati ketiga gadis muda yang berdiri memandanginya.
"Kenalin, aku Lola, kekasih Avin, tepatnya calon istrinya," kata Lola dengan ramah. Senyum lebar dia lepaskan.