Perfect Love
Namun, ia tetap bersikap tenang dan memberikan sedikit senyum di ujung sudut bibirnya.
'Hidup memang tak ada yang sempurna. Namun, hidup akan sempurna jika sudah mendapatkan restunya'
***
"Sayang?" panggil Eva menyandarkan kepalanya di atas bahu Jeremi. Mereka berada di kursi barisan terakhir.
"Iya. Kenapa, Sayang? tanya Jeremi asyik bermain game di ponselnya.
"Nanti malam kita nonton bareng, yuk?" ajak Eva.