Hati yang Tak Direstui
Nada pertama mengalun—lirih, lembut, namun penuh perasaan.
Awalnya Nura merasa gerakan tangannya masih kaku, tapi perlahan ia mulai tenggelam dalam musik yang ia mainkan. Nada demi nada bercerita, seakan mengisahkan semua rasa yang tidak mampu ia ucapkan: tentang kegelisahan, kesepian, juga harapan yang kecil tapi tetap hangat. Ada emosi disana, yang bisa dirasakan semua penonton, saking terbawa suasana sampai ada beberapa mahasiswa yang ikut meneteskan air mata.
Chapitres populaires