Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menyerah

Menyerah

ucap ibu tulus. "Iya Bu, semoga saja ya?" "Assalamu'alaikum .... Boleh saya masuk?" Suara bariton menginterupsi obrolan kami. Dan betapa terkejutnya kau demi melihat siapa yang berdiri di ambang pintu. Bersambung .... Kira-kira siapa yang datang ya?
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 394 kali sebagai hesitation lirik
Baca
+Pustaka
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

Baskara menyingsingkan lengan kemeja birunya sambil menuju tempat duduk. “Teh?” “Boleh.” Ria membelakangi Baskara yang menunggu. Laki-laki itu mulai memenceti remot dan menyudahi tontoan yang seharusnya belum tamat itu. Ia memilih apa yang dikehendaki hatinya. Cukup lama. Keduanya saling diam. Baskara mendendangkan lagu menggunakan syair em-em-em sambil pandangannya fokus ke layar.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai hesitation lirik
Baca
+Pustaka
Ku Tuning Cintamu Di Amplifier

Ku Tuning Cintamu Di Amplifier

Vokal Alira: Lagi sedih, lagi bingung Kenapa hati ini berat banget Kadang rasa ini datang tanpa peringatan Tapi gue coba buat bertahan Vokal Tio: Gue pernah mencoba lari Tapi lo tau, gue nggak bisa jauh-jauh Rasa ini masih ada, nggak hilang Masih nempel, ngikutin langkah gue Vokal Sita (bareng Alira): Jangan tanya kenapa, gue nggak tau Tapi gue coba untuk lewatin semua Walaupun hati gue masih bingung Tapi gue harus bisa lupakan ---
674 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai hesitation lirik
Baca
+Pustaka
Ketika Hati Mulai Lelah

Ketika Hati Mulai Lelah

Rasa yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Sama halnya dengan Aisyah, ia bingung mau memulai untuk berbicara. Lidahnya terasa sangat kelu melihat sosok perempuan berpenampilan sederhana, tapi tampak bersahaja. Pantas saja kalau suaminya ingin menikahi perempuan yang ada di depannya ini. Seketika rasa cemburu menguasai dirinya. Tapi kemudian ia beristighfar untuk meredam emosi yang mulai muncul. Ia pun menghela nafas panjang, kemudian memulai untuk berbicara.
14.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai hesitation lirik
Baca
+Pustaka
Kau Lah Takdir Ku

Kau Lah Takdir Ku

antra kita berdua " pinta Edel dengan nada suara yang lembut tapi penuh penegasan sambil mencobat menatap pria itu. Kedua mata indah milik Adel membola sempurna melihat pria di depannya itu. Pria yang tinggal tepat di depan rumahnya. Pria yang sering membuat konten tentang kehidupannya di negara ini, bersama dengan kekasihnya itu. Edel langsung membuang muka begitu saja ke arah tembok yang ada lukisnya. Sekuat tenaga Edel menahan air matanya yang ingin jatuh dari pelupuk matanya. ' Kenapa harus pria seperti itu, ya allah ? ' gumam Edel dari dalam hati. Hancur sudah harga diri dan perasaannya saat ini. Banyak jutan laki - laki di dunia ini kenapa harus pria yang seperti itu yang merebut
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai hesitation lirik
Baca
+Pustaka
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

--- ### **Ambisi yang Melukai** Keesokan harinya, suasana di Lab Resonansi sangat tegang. Jihan mencoba mengalihkan pikirannya dengan berlatih *Symphony No. 5* bagian ketiga yang sangat cepat. Namun, matanya terus melirik ke arah Jagad.
760 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai hesitation lirik
Baca
+Pustaka
Handa

Handa

Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung di goleki pas atimu perih Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung dibutuhno pas atimu loro Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung di goleki pas atimu perih Aku mundur alon-alon mergo sadar aku sopo Mung dibutuhno pas atimu loro" Bukan menjual suara tetapi lebih mengharap simpati dari para penumpang, karena suaranya tak merdu, permainan kentrung yang asal-asalan. Handa berusaha menikmati lagu itu, tetapi setelah reff yang diulang-ulang pada lagu yang dinyanyikan membuat dada Handa terasa tersayat-sayat.
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 925 kali sebagai hesitation lirik
Baca
+Pustaka
GANCET DENGAN ANAK ANGKAT

GANCET DENGAN ANAK ANGKAT

"Ini bukan salah kamu." Suasana hening sejenak. Hesti dan Narendra sibuk dengan pikiran masing-masing. "Apa kamu masih lapar?" tanya Narendra berusaha mencairkan suasana. Hesti menggeleng. "Kalau begitu, apa kamu mau mendengarkan musik saja?" "Boleh." "Baiklah, aku ada beberapa lagu nostalgia berbahasa Inggris. Semoga kamu menyukainya." Narendra pun menekan tombol di dasboard dan kemudian mengalunlah lagu Can't Smile Without You oleh Barry manilow.
23.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 499 kali sebagai hesitation lirik
Baca
+Pustaka
CINTA YANG SALAH ANAK ANGKAT DAN SUAMIKU

CINTA YANG SALAH ANAK ANGKAT DAN SUAMIKU

To Be Continued ______ Terimalah Bayar mahal Kekhilafan Jangan pongah jiwamu lelah mungkin juga marah hatimu gundah mencari arah tak perlu resah Cobalah pasrah Ada saatnya kamu kembali dengan sekeping hati yang bersih (Amelia) ____ Semoga terpetik hikmah. Ditunggu like komen subscribe, follow dan vote nya, biar nanti malam Up lagi. mksh. nikmati cerbung-cerbung Asa lainnya di akun ini.
1020.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 793 kali sebagai hesitation lirik
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
Lusi Yanna
halo kak saya lucy ang editor akusisi di gn. saya minta kakak segera mengganti rate novel kakak menjadi 21+ yah. kalau tidak akan saya up ke atas untuk di take down karena meracuni rating 12+. harus segera hub editor in house kakak yah. saya tunggu
agneslovely2014
Hai Kak, mohon rate 12+ buku ini dibetulkan, ceritanya tidak baik untuk dibaca oleh pembaca usia 12 tahun. Anda mengeksploitasi sebuah hubungan yang seharusnya suci, saya agak terganggu sekalipun ini antara ayah dan anak angkat. Judulnya terkesan incest sebaiknya juga dibetulkan. Terima kasih.
Baca Semua Ulasan
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

"Seperti seseorang yang terjebak dalam dilema. Ingin melangkah maju, tapi takut jatuh. Ingin berhenti, tapi pikiran terus membawanya kembali pada titik yang sama." Maorielle merasa oksigen di sekitarnya menipis. Yang ia tahu lirik itu adalah tentang kegelisahan seseorang tentang masa depan. Namun di tangan Khai, lirik itu berubah menjadi interogasi tentang ketidakpastian... "Pandang jauh saja..." Khai membacakan lirik terakhir. Suasana kelas begitu sunyi. Para mahasiswa ikut terhanyut dalam lirik yang dijabarkan Khai.
696 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai hesitation lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status