Deportation
"Gak kok, pas aja kali timingnya. It's oke, aku udah gak apa-apa. Oke aku jawab, ya, masih, kan kamu lihat sendiri pas di KL."
"Justru karena aku liat sendiri. Nin, hidup cuma sekali. Kalau rasanya kamu gak bahagia, let it go, jangan terjebak terlalu lama."
Nina terdiam, kata-kata Luka seakan bisa membuka perisai yang berusaha ia bangun. Sejauh ini ia berhasil menutupinya, tapi kata-kata Luka seakan berhasil menghancurkan perisai itu dengan sekali tebas.
Hot Chapters