تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Ilusi Cinta yang Kukira Abadi

Ilusi Cinta yang Kukira Abadi

"Dia mau apa lagi?" "Katanya mau ajak kita jalan-jalan!" Mata Justin bersinar penuh semangat dan penantian. Aku mengangkat kepala, melihat Yerick berdiri di ambang pintu. Dia tersenyum padaku. Cahaya matahari menyinari tubuhnya, membuat sosoknya tampak hangat dan menenangkan. "Ya sudah, ayo." Aku menggenggam tangan Justin, melangkah keluar dari studio bersama mereka, meninggalkan semua bayangan gelap di belakangku.
30.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 786 مرة ضمن hijau daun ilusi tak bertepi lirik
قراءة
+مكتبة
Pedang Penebusan

Pedang Penebusan

teriak ibunya. Ilusi itu berubah, menunjukkan Eiran berjalan menjauh, tangannya dipegang Aria, sementara Liora berdiri sendiri di tengah badai. “Kau nggak cukup,” bisik ilusi itu. Liora menggigit bibir, bunga-bunganya layu, tapi dia memaksa memanggil badai kelopak, mencoba memecahkan ilusi. “Liora!” teriak Vesper, akar-akarnya menembus kabut, menarik Liora kembali ke kenyataan. “Ini bukan nyata. Fokus pada kami!”
10568 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 20 مرة ضمن hijau daun ilusi tak bertepi lirik
قراءة
+مكتبة
Mas Ganteng

Mas Ganteng

“Sambil menunggu hujannya redah, ada sebuah lagu yang ingin aku dengarkan ke kamu.” “Lagu apa?” “Kamu dengarkan sendiri, ya.” Lalu, sebuah lagu berjudul Hush milik Lasse Lindh mengalun di tengah-tengah pelukan hangat mereka dan hujan yang sepertinya sengaja kembali menjebak mereka. “Ini kan … lagu waktu kita di toko lampu waktu itu,” tebak Gerta. “Kamu masih ingat rupanya. Dengarkan baik-baik liriknya.”
6.9K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 242 مرة ضمن hijau daun ilusi tak bertepi lirik
قراءة
+مكتبة
WOLF (Indonesia)

WOLF (Indonesia)

Lauryn Hill. MATAHARI tersenyum hangat. Sinarnya memancarkan warna keemasan. Bulat, jingga yang sempurna. Menyinari pepohonan rindang yang berwarna hijau. Daun-daunnya seakan mengangguk tanda menyetujui matahari pamit dari hadapannya. Angin pun ikut mengantarkan kepergian sang mentari.
1013.3K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 465 مرة ضمن hijau daun ilusi tak bertepi lirik
قراءة
+مكتبة
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

Matahari pagi bermahkota kan embun Saat engkau ada disini Dan pekat pun berakhir sudah Akhirnya aku menemukanmu Saat ku bergelut dengan waktu Beruntung aku menemukanmu Jangan pernah berhenti memilikiku Hingga ujung waktu Setenang hamparan samudera Dan tuan burung camar Tak akan henti bernyanyi Saat aku berkhayal denganmu Dan berjanji pun terukir sudah Jika kau menjadi istriku nanti Pahami aku saat menangis Saat kau menjadi istriku nanti Jangan pernah berhenti memilikiku Hingga ujung waktu [ Sheila On 7 - Hingga Ujung Waktu ] Suara Soni mampu menghipnotis Shasa. Ia tak berhenti menatap prianya yang kini mulai berjalan ke arahnya. Dalam hatinya, ia sangat menyukai lagu yang dinyanyikan oleh So
108.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 221 مرة ضمن hijau daun ilusi tak bertepi lirik
قراءة
+مكتبة
Misi Legenda Pedang

Misi Legenda Pedang

Dia sadar bahwa apa yang terjadi sebelumnya hanyalah ilusi untuk membuatnya menyerah. ”Aku sudah tahu sejak awal kamu menggunakan ilusimu. Karena Ibuku, tidak akan pernah bilang untuk berhenti! Ibuku selalu bilang untuk aku terus maju dan tidak boleh menyerah apapun yang terjadi!” ”Tusukan Halilintar!” Brush! [Melissa dikalahkan, dungeon diselesaikan. Item sihir, mata ilusi didapatkan] Saka melihat item bercahaya yang muncul dari pecahan tubuh Melissa. Dia mengambilnya dan melayang di atas tangannya. Mungkin, suatu saat dia akan bisa menggunakan item itu.
9.929.6K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 769 مرة ضمن hijau daun ilusi tak bertepi lirik
قراءة
+مكتبة
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

suara Arvan kembali mengudara. "Terkadang, kita terlalu sibuk mencari tempat berteduh yang baru. Sampai kita lupa pada seseorang yang sudah berdiri lama memegang payung untuk kita... bahkan sebelum hujan itu turun." Ia menatap layar monitor, memasukkan daftar lagu yang diminta Erina. "Sesuai permintaan Erina... ini dia, Idgitaf dengan 'Sedia Aku Sebelum Hujan'."
689 وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 26 مرة ضمن hijau daun ilusi tak bertepi lirik
قراءة
+مكتبة
Kisah Para Penggetar Langit

Kisah Para Penggetar Langit

Ia menangis terharu, lalu tersenyum simpul ketika Cio San menyanyikan lirik ‘tempat telaga kesukaanmu, tempat dimana kau suka memetik bunga Tho, dan berlari mengejar kupu-kupu’. Saat ini memang hanya mata yang berbicara. Cio San bisa menangkap sinar yang begitu bahagia di mata yang teduh dan berbinar itu. Seperti sinar mata anak gadis sedang kasmaran! “Apakah kau tahu judulnya, Cio San?” “Tentu saja, Hujin. Judulnya ‘Salam Untuk Ting Ai’.” Khu-hujin tersenyum. “Tahukah kau siapa Ting Ai?”
9.959.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 1.5K مرة ضمن hijau daun ilusi tak bertepi lirik
عرض التقييمات (35)
قراءة
+مكتبة
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Aira
A Masterpiece. Sebuah Mahakarya. Kerinduan membaca kembali karya-karya Sang Master Khoo Ping Ho dan kisah 'Sang Nabi' Kahlil Gibran terobati dengan tuntas. gaya bahasa yang santun, runtut dan lugas, memberi nuansa khas membawa romansa masa silam.... cara penulisan yang dewasa ini jarang dijumpai.
قراءة كل التقييمات
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

fazalammar taqoo Thoohalladzii biliqoo, qod faazalammartaqoo qod faazalammartaqoo Min fadluhu, ammanaa, ammanaa, ammanaa, Min fadluhu, ammanaa, ammanaa, ammanaa Watoba wafdul hana, watoba wafdul hana Ya asyiqil Musthofaabsyir binailil muna Ya asyiqol Musthofa absyir binailil muna Qoq roqoka susshofa as-shofa, as-shofa, watoba wafdul hana Qoq roqoka susshofa, watoba wafdul hana Selesai rekaman Faaiz tersenyum puas dengan hasil rekaman yang dilakukan Ayi. "Kerja bagus, Bundanya, Nara," ucapnya tersenyum puas.
9.4121.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 4.1K مرة ضمن hijau daun ilusi tak bertepi lirik
قراءة
+مكتبة
Cinta Untuk Sang Pendosa

Cinta Untuk Sang Pendosa

“Apa boleh aku melukisnya?” “Untuk apa aku melakukan itu,” gumamnya lagi. Gilang mengambil pensil untuk membuat sketsa, kali ini ia akan melukis bunga bernama Daisy bunga dengan kelopak berwarna putih dengan kuning ditengahnya. Gilang pernah membaca sebuah lirik lagu dengan judul yang sama. Jika bunga Daisy menggambarkan seorang lelaki yang sedang tergila-gila dengan wanita yang menyakitinya. Di salah satu liriknya mengatakan “Bagai manusia bodoh.” Itu membuatnya tertampar.
105.1K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 159 مرة ضمن hijau daun ilusi tak bertepi lirik
قراءة
+مكتبة
السابق
123456
...
10
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status