Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Frekuensi Terlarang

Frekuensi Terlarang

MULAILAH MENANAM, MULAILAH BERNYANYI. Silas berhenti sejenak, ia menatap foto Lilia yang sedang tersenyum. Ia menambahkan satu kalimat terakhir yang berasal dari dasar jiwanya sendiri: DAN JIKA KALIAN MELIHAT CAHAYA EMAS DI LANGIT, JANGAN TAKUT. ITU HANYA TEMAN LAMA YANG SEDANG MENJAGA TIDUR KALIAN.
436 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

Tetapi Lintang saat ini telah kembali, sehingga ilusi sang Taka tidak mempan terhadapnya. **
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 594 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut

Tenggelam: Ketulusan Istri Pelaut

Kau pergi tinggalkanku Tak pernahkah kau sadari Akulah yang kau sakiti Engkau pergi dengan janjimu yang telah kau ingkari Oh Tuhan tolonglah aku Hapuskan rasa cintaku Akupun ingin bahagia Walau tak bersama dia Duh … lirik lagu ini nyindir aku banget rasanya. Pandanganku bergeser pada deretan gazebo. Setelah lima langkah bergerak maju, terlihatlah mereka yang sedang berdiri di tepi kolam dengan tripod dipasang di depannya. Mereka seperti pasangan keluarga berencana yang bahagia. Dengan memiliki dua anak cukup. Ternyata Nely mengajak anak bungsunya. Anaknya apa nggak sekolah kok diajak emaknya klayapan ke sini.
1022.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 873 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Milky Legends

Milky Legends

Erina melihat dan menemukan Gadis Iblis itu pingsan tak berdaya. “(Aku harus segera mengekstrak sihir berbahayanya itu),” Sambil mendekati Iblis itu. Saat mencoba mendekati iblis itu, tiba-tiba iblis itu terbangun Kembali dan menyerang Erina. Dia terpental ke arah belakang.. “Hahahahaha... Kamu cukup lumayan kuat.” “Sial..” Erina merasa kesal. “Flute Illusion : Sleeping Melody,” Liana kembali memainkan seruling sihirnya dalam posisi tidur..
9.810.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 370 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tak Dirindukan

Istri Yang Tak Dirindukan

Dengan bibir yang dipolesi lipstik merah merona, bibir seksinya terlihat mengkrucut saat mencibirku dengan gamblangnya. "Eh, sudah Ibu-Ibu. Masih pagi jangan menggosip. Kasihan' kan Ayi baru tertimpa musibah," ucap Bu Tini membelaku. "Halah ... jangan kasihan Bu. Bisa-bisa nanti ngelunjak dia," lanjut Riri. Para Ibu-Ibu yang mendengar ucapan Riri semuanya tertawa sembari mencibirku. "Ha ... ha ... ha ... benar tuh, Ri. Sekarangkan, Ayi janda jangan sampai suami kita tergoda dengannya," sela Bu Izah menimpali.
9.4121.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
CINTA YANG TAK TERMILIKI

CINTA YANG TAK TERMILIKI

“Itu pasti sulit banget. Ayah orang yang asyik banget kalau diajak diskusi. Topik apa aja dia bisa ngikutin. Kalau kamu bilang suka diskusi, wajar deh ayah suka sama kamu.” Mereka berbincang ringan sambil sesekali tertawa. Tidak sampai tiga puluh menit, Janu langsung terhipnotis oleh sosok Andhira. Menurut Janu, isi otak Dhira sangat seksi. Kecerdasannya membuat kecantikan Dhira melejit berkali-kali lipat di mata Janu. ***
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Istri Yang Tersakiti

Istri Yang Tersakiti

' Batin Naila karena lelaki itu masih memakai helm yang tertutup. Tangan besar itu mulai meraih helm lalu membukanya, terlihat sudah wajah dari balik helm yang tertutup. "Kak Andri?" Andri pun tersenyum. "Kamu lagi ngapain di sini, Nai?" tanya Andri yang masih duduk di atas motor. "Aku lagi nunggu taksi, Kak. Taksi yang aku tumpangi tadi pecah ban," terang gadis itu sambil menyelipkan rambut di telinganya.
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Istri Cacatku, Kembalilah!

Istri Cacatku, Kembalilah!

“Bayi sialan!! Bisa diam tidak!! Tangisanmu cukup mengganggu brengsek!!” To be continued
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Pernah Disentuh

Istri yang Tak Pernah Disentuh

"Mak Raji siapa lagi, Ma? Mama masih nggak percaya sama kami?" "Bukan tidak percaya, Angga! Mama mau membawa istrimu ke tukang pijat perut. Tempat mama sering dipijat, dan Mak Raji itu juga bisa memijat perut agar cepat punya anak," jelas Reta memberitahukan siapa itu Mak Raji. "Tapi, Ma." "Tidak ada tapi-tapian! Kamu harus dengarkan perkataan Mama. Kalau tidak, jangan pernah jadi anak Mama lagi!" Ancam Reta dengan ketus lalu pergi meninggalkan Angga yang terdiam di tempatnya.
5.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Anggap Bodoh

Istri yang Kau Anggap Bodoh

"Mas, jangan begitu. Coba kamu pikir, kapan lagi ada kesempatan seperti ini. Kamu tahu banyak lelaki yang mau jadi suami aku, tapi aku hanya mau kamu. Nggak masalah aku jadi istri kedua, asal kamu mau nikah sama aku. Aku janji bakal lunasin utang bank lalu renovasi rumah Ibu kamu, gimana?" Yudi terdiam, tawaran Sella sangat menggiurkan. Setan mulai bekerja di membisikkan kata-kata agar dia menerima tawaran Sella. Toh, pria boleh memiliki istri lebih dari satu. Melihat Yudi bimbang, Sella tersenyum. Dia mendekatkan mulutnya meny3ntuh bib1r Yudi. Pria itu seperti terhipnotis, badannya gemetar. Sesuatu di dalam tubuhnya menggel1at, menuntut segera dilepaskan. Panas, sangat panas .... Aduh! Ami
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai ilusi tak bertepi lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status