Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat
Semangat hidup Tarji pulih, dan setiap kali ia mendengar ceramah, hatinya berdoa penuh rasa syukur, karena Tuhan masih memberinya kesempatan untuk memperbaiki diri.
Sejujurnya Mak Sarmi merasa hampa setelah kehilangan suami, anak dan menantunya dalam waktu yang berdekatan. Setiap sudut rumah terasa sepi, meninggalkan bekas kenangan masa lalu yang tak mungkin kembali. Namun, Mak Sarmi bukanlah wanita yang mudah menyerah pada keadaan. Kehilangan orang yang di sayangi tentu mengguncangnya, tetapi ia tahu hidup harus terus berjalan.