Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terbaik Menurut Takdir

Terbaik Menurut Takdir

ShinFA
Cinta dan benci, keduanya hadir karena kesalah pahaman. Membuat anggapan diri tak sepenuhnya sesuai dengan apa yang terlintas dalam benak.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai kehilangan semangat hidup menurut islam
Baca
+Pustaka
Merayakan Kehilangan

Merayakan Kehilangan

Kaizo Shaza Ozuro
Apa yang biasanya kalian lakukan saat memiliki takdir kehilangan? Jika takdir meminta dirimu untuk memilih di antara dua pilihan, melindungi atau dilindungi. Apa yang akan kamu tentukan? Maheswari Maleandra, panggil saja Ari. Sejak hari dimana dirinya pernah sekali membuka hati untuk seseorang bernama Senopati Arya Bagaskara, itu bagai sebuah kutukan yang seharusnya tidak pernah dilakukan. Dengan cepat semua yang ada dalam dirinya berubah. Hingga semua orang berkata, “Mungkinkah ada laki-laki yang mau menyukai gadis seperti dia?” Hari di mana dirinya bertemu dengan gadis bernama Jennie Rivera, adalah hari dimana seluruh tatapan matanya, isi hatinya, mendadak berubah dan ingin menjaga sosok itu. Tanpa sadar, seorang primadona yang dikagumi banyak mata, diam-diam memperhatikan dirinya. Dialah, Biruni Abimahya. Kehilangan! Bukan sekadar sesuatu yang harus terus-menerus terpekur pada kenyataan sedih, pahit dan sulitnya melupakan. Hingga ada detik dimana Jennie pernah berharap agar Ari bisa menjadi laki-laki, karena alasan gadis itu kerap kali menjaganya, pelukan hangat dan dalam. Sungguh, benar-benar pelindung yang Jennie harap ada pada pasangannya di masa depan. Hingga jam pasir dan waktu berputar kembali, mempercepat cara kerjanya. Dan seorang anak datang ke hadapan Ari, mengaku sebagai putranya. Hal-hal gila mulai membuat hidupnya berantakan, pikiran berkecamuk dan enggan mengakui. “Tidak mungkin, tidak mungkin aku bisa menjadi seorang ayah di masa depan!” keluh Ari. Suatu malam, dirinya bertemu dengan seorang nenek tua yang mengatakan, jika dirinya tidak berhasil mengubah masa lalu, sudut pandang temannya, meluluhkan hati yang diam-diam memperhatikan dirinya. Maka, dimasa depan reinkarnasi selanjutnya, dirinya akan berubah menjadi seorang laki-laki. Dengan takdir menjaga satu wanita, yang saat ini coba dia lindungi. Di akhir cerita, setelah di masa lalu berhasil menggoyahkan keinginan takdir, Ari kembali hidup dengan damai, melihat ke arah depan. Takdir telah memberinya sebuah hadiah. Seorang lelaki bernama, Biru! Yang pada akhirnya akan membuatnya mengerti jika Kehilangan tidak akan sesakit cabutnya nyawa.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai kehilangan semangat hidup menurut islam
Baca
+Pustaka
Dia Kehilangan Segalanya

Dia Kehilangan Segalanya

Sahabat masa kecil pacarku hamil di luar nikah. Demi menjaga reputasinya, Timo memutuskan untuk menikahinya. Dengan tak percaya, aku bertanya bagaimana dengan aku dan anak kami padanya. Timo menjawab dengan ekspresi tenang, “Selina berbeda denganmu, hanya aku satu-satunya keluarganya. Dia nggak akan sanggup menanggung gosipan hamil di luar nikah!” Timo lupa, aku juga tidak punya siapa-siapa selain dia. Kemudian, saat semua orang mengejekku mengandung anak haram yang tidak jelas siapa ayahnya, Timo hanya berdiri di samping sahabat kecilnya dan menatapku dengan tatapan dingin. Barulah saat itu aku sadar, ternyata cinta memang ada tingkatannya. Akhirnya, aku menggugurkan bayi yang sebenarnya bukan anak haram itu, demi merelakan pacarku untuk setia pada sahabat kecilnya.
31.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 686 kali sebagai kehilangan semangat hidup menurut islam
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Menurut, Keluargaku Menjadi Gila

Setelah Aku Menurut, Keluargaku Menjadi Gila

Pada tahun keenam setelah diusir dari keluarga kaya karena dianggap sebagai putri palsu, aku bertahan hidup dengan menjual darahku. Baru saja aku menerima sedikit uang dan hendak menghubungi dokter untuk membeli obat, seorang pengawal menendang belakang lututku dengan keras. Saat jatuh berlutut, aku mendengar seorang wanita kaya berteriak tak terkendali. "Dasar anak nggak tahu terima kasih! Apa yang kamu lakukan di sini? Apa kamu mau coba celakai Sophia-ku lagi?" Sebuah tamparan keras mendarat di wajahku. Aku baru menyadari bahwa itu adalah ibuku yang sedang mengumpulkan sumber darah untuk putri kesayangannya, Sophia. Melihat ibuku yang putus asa, kakak laki-lakiku, Owen, segera memerintahkan para pengawal untuk mengusirku. Dia menatap uang di tanganku dan mencibir, "Sepertinya, beberapa tahun terakhir masih belum mengubah sifatmu. Demi kemewahan semu, kamu bahkan rela menjual darah untuk dapatkan beberapa ratus ribu." "Sophia akan lulus dan pergi ke luar negeri untuk melanjutkan studi dalam setengah bulan. Dia nggak butuh perhatian eksklusif keluarga lagi, sedangkan kamu juga nggak akan bisa menindasnya. Nanti, aku akan jelaskan alasannya kepada Ayah dan Ibu, lalu membawamu pulang. Kamu akan tetap menjadi tuan putri di rumah." "Pulang ... tuan putri?" gumamku. Akhirnya, aku hanya menggeleng dan tertawa terbahak-bahak. Aku mengidap penyakit ALS, penyakit saraf yang bisa menyebabkan tubuh lumpuh secara perlahan. Penyakit ALS-ku berkembang terlalu cepat dan aku bahkan tidak akan mampu bertahan sebulan lagi. Lagi pula, ketika dia menuduhku sebagai putri palsu demi Sophia yang hanyalah seorang anak dari keluarga miskin, aku sudah lama kehilangan rumah.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai kehilangan semangat hidup menurut islam
Baca
+Pustaka
Kehilangan Kendali Atas Kegilaanku

Kehilangan Kendali Atas Kegilaanku

Larut malam, aku berbaring di kursi taman dan membuka lebar kakiku dan memuaskan diriku, sambil memandang pria berotot setinggi dua meter. Aku tahu dia sedang melihatku dan juga tahu aku sedang melakukan hal yang sangat gila. Namun, sensasi ini malah membuatku tertantang. Membuatku kehilangan kemampuan untuk berpikir. Semakin aku menikmatinya, semakin haus rasanya dan semakin sulit untuk berhenti.
54.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kehilangan semangat hidup menurut islam
Baca
+Pustaka
Cinta Membuatku Takut Kehilangan

Cinta Membuatku Takut Kehilangan

Vee
Namanya Isa Airlangga, dan dia adalah orang paling berharga di hidup seorang Mikaidra Isabel. Saling mengenal sejak kecil, keduanya telah mengikat jari kelingking untuk membuat janji. Janji untuk tidak saling meninggalkan. Hidup belasan tahun bersama Air, Mika telah mengetuk palu untuk mengesahkan pernyataan: Air bagaikan air dan udara baginya, dia tidak bisa bertahan hidup tanpa keduanya. Keduanya saling mencintai, walau status mereka hanyalah sahabat. Hampir tidak ada jarak di antara keduanya. Namun, ketika rasa takut akan kehilangan tidak dapat dikontrol, jarak dapat terbentang berjuta kali lipat dari yang sebelumnya.
888 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kehilangan semangat hidup menurut islam
Baca
+Pustaka
Kehilangan Batu, Mendapat Permata

Kehilangan Batu, Mendapat Permata

Suamiku yang sudah meninggal selama tujuh tahun tiba-tiba muncul kembali. Dia bukan hanya membawa seorang wanita pulang, tetapi juga ingin aku dengan sukarela menyerahkan posisiku sebagai istri. "Jennie hampir kehilangan kedua matanya untuk menyelamatkanku. Aku sudah berjanji akan menikahinya. Kalau kamu mau menandatangani surat cerai dengan patuh, aku bisa membiarkanmu tetap tinggal di rumah ini." Aku terdiam sejenak, lalu menyahut dengan dingin, "Sebenarnya aku sudah menikah dengan orang lain." Suamiku memutar matanya dengan sinis. "Keras kepala sekali, siapa yang nggak tahu kalau kamu ini mencintaiku sepenuh hati."
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai kehilangan semangat hidup menurut islam
Baca
+Pustaka
Menolak Semua Setelah Kehilangan

Menolak Semua Setelah Kehilangan

Setelah aku jatuh saat hamil, anakku yang berusia enam tahun, Kenan, tidak menolongku. Ketika aku sadar lagi, anakku sudah tiada. Di samping ranjangku, dia bersembunyi di belakang suamiku, Arsen, sambil bergumam pelan, "Aku kira Ibu pura-pura pingsan untuk cari perhatianku!" "Ibu sebelumnya beberapa kali pura-pura pingsan supaya aku tidak pergi bermain dengan Tante Sabrina!" Arsen menambahkan dengan dingin, "Kamu selalu memainkan trik untuk menarik perhatian. Kenan bahkan tidak lagi memercayaimu." "Kamu perlu merenungkan dengan baik, kenapa Kenan lebih suka bersama Sabrina daripada denganmu." Hatiku hancur berkeping-keping. Keesokan hari setelah keluar rumah sakit, aku pulang dan mengemas semua barangku. Aku hanya meninggalkan satu surat perjanjian perceraian dan satu surat pemutusan hubungan ibu-anak.
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai kehilangan semangat hidup menurut islam
Baca
+Pustaka
TEMAN HIDUP

TEMAN HIDUP

Litani
Adia dan Hanif memutuskan untuk menikah setelah menghabiskan 3 tahun masa pacaran. Satu tahun pertama masih terasa pasangan paling bahagia. Masih romantis. Masih perhatian. Saling mengabari. Masalah-masalah kecil seperti Hanif yang sering kelupaan naruh handuk di atas kasur, atau menarik baju sampai berantakan, bisa teratasi dengan mudah. Masalah kecil. Hingga suatu hari, kedunya dituntut sibuk oleh pekerjaan masing-masing. Yang membuat horor kali ini adalah ... pertanyaan kapan punya anak? Setiap Adia ikut acara keluarga, pertanyaan itu tidak berhenti dari mulut tante dan sepupu-sepupunya. Mereka bahkan menyaranan berbagai ramuan obat kuat. Memberikan wejangan macam-macam dan pertanyaan aneh-aneh seperti, "Adia jangan keseringan di atas, sesekali aja. Kasihan sperma Hanif muntah lagi ke bawah kalau posisinya kayak gitu terus. Emang sih, di atas enak. Tapi itu nantinya Hanif jadi malas gerak. Hanif juga harus aktif, Di." Adia menanggapi dengan memijit pelipis, pusing. Suatu hari kabar baik itu datang. Adia hamil. Hanif hanya tersenyum datar saat Adia menyodorkan tespek bergaris dua. Hanif menjadi lebih pendiam sejak saat itu, padahal semua keluarga begembira menyambut hadirnya si kecil. Pada suatu malam Adia mendengar sebuah tangisan pilu, ia memeriksa ruang demi ruang. Hanif, suaminya, sedang tersedu-sedu di atas sajadah. Bahunya bergetar. Tangisannya terdengar sedih sekali. Entah apa yang lelaki itu ceritakan pada Tuhan. Setelah tangis Hanif reda, Adia berinisiatif membawakan teh, mengelus bahunya dan mempertanyakan kenapa. Kejujuran Hanif membuat tercengang. Ternyata lelaki itu punya trauma mendalam di masa kecil, itu sebabnya ia tidak berkeinginan mempunyai anak. Namun, Tuhan berkehendak lain. Tuhan menitipkan ruh di rahim Adia. Adia shock. Ia menangis sejadi-jadinya. Adia bingung, apa yang harus dilakukan pada bayinya nanti? Adia tidak ingin anak ini lahir seperti tidak diinginkan. Hanif meminta Adia membantunya melupakan trauma itu. Pelan-pelan, perlahan. Hanif tidak merasakan sakit lagi saat mengingat ayah yang menyiksa ibu dan adiknya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai kehilangan semangat hidup menurut islam
Baca
+Pustaka
Pembalasan Istri yang Kehilangan

Pembalasan Istri yang Kehilangan

"Aku tidak membutuhkan seorang istri yang tidak berguna sepertimu. " "Bukankah Sulit bagimu untuk hidup dengan semua yang terjadi. Lebih baik bagimu untuk mati. Lagipula kau hidup juga tidak berguna." Senna harus menanggung kematian sendirian dan ditinggalkan oleh semua orang. Hidupnya dipenuhi dengan penyesalan. Namun, dia beruntung karena terlahir kembali tepat sebelum semua di mulai. Kali ini dia akan membalas semua yang mereka lakukan padanya. Namun, sesuatu yang tidak terduga terjadi, menjadi hambatan besar baginya. A/N: Jangan lupa vote ya
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai kehilangan semangat hidup menurut islam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status