Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ARABELLA

ARABELLA

Brukk "Awhhh," "Araaa"
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai hild
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

Tengil dan tidak waras. Tak lama setelah Galih pulang, Ghina datang membawa anaknya yang masih berusia sembilan bulan. Namanya Calvin, matanya sipit karena memiliki darah Tionghoa dari Erfan, suami Ghina. Sementara rambutnya keriting mirip Ghina.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 353 kali sebagai hild
Baca
+Pustaka
LILY

LILY

Kepalanya semakin pusing melihat tingkah mereka berdua. “Aku adiknya, jangan berpikir macam-macam, kakakku memang suka jahil,” jelas perempuan itu. Lily yang mendengarnya langsung kaget dan terdiam. Gadis itu masih bingung dengan semuanya. Tunggu! Jadi, perempuan yang membuatnya merasa sedih itu adikknya Bara? “Ekhem ... namaku Diandra, aku adikknya Kak Bara,” ujar Diandra yang memberikan tangan kanannya untuk berkenalan dengan Lily.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai hild
Baca
+Pustaka
FIORE

FIORE

Iris membungkuk, memberi hormat. “Salam kenal,” kata Aria dengan suara yang terdengar ceria. Iris tidak menyangka akan sambutan seperti itu. Aria memiliki rambut panjang acak-acakan, sebatas pinggang, berwarna pirang yang sangat pucat dan kedua mata memiliki kantung mata yang terlihat menonjol. Iris merasakan aura yang aneh darinya. Mungkin karena ia masih memakai kacamatanya di atas kepala atau karena penampilannya saat ini.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai hild
Baca
+Pustaka
Perangkap Cinta Putra Mahkota

Perangkap Cinta Putra Mahkota

ucap Haidar. ***
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 614 kali sebagai hild
Baca
+Pustaka
Selìni

Selìni

"Ssttt–" Oh, sial. Pasti ada sesuatu. "K, kenapa?" Hidung Calum mengendus sekitar, matanya makin menyipit. Kemudian bisa didengar jelas suara umpatan halus si alpha. Tak henti lontarkan kata kasar sebagai bentuk pengutaraan. "Cal–"
901 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai hild
Baca
+Pustaka
Wanita Rahasia CEO

Wanita Rahasia CEO

“Apa kau mau aku perkenalkan dengan teman-temanku?” Mendengar tawaran Slaine, Hilda tampak ragu. Selama ini dia tidak pernah dekat dengan kumpulan wanita manapun. Masa lalu membuatnya sedikit menarik diri dari pertemanan. Satu-satunya sahabat baginya hanyalah Gamal dan pria itu bahkan tidak bisa dikatakan sebagai seorang sahabat selayaknya pertemanan di antara para wanita pada umumnya.
9.81.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39.3K kali sebagai hild
Tampilkan Ulasan (311)
Baca
+Pustaka
Yuly Misriyanti
ceritanya menarik,q baru baca langsung jatuh hati,langsung terhanyut dalam alur ceritanya,sedih,bahagia,pokoknya semua ada,smga makin sukses deh bikin buku cerita...sean dan via..... udah mulai ada konflik....,cuman lagi asyik....asyiknya baca terhalang oleh koin,😪 harus sabar baca cerita lanjutan
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y thor KSATRIA PENGEMBARA 20+ Seorang pendekar dari Jawa Dwipa yang mengembara keseluruh penjuru dunia untuk menempa kekuatan dalam pertarungan dengan para pendekar hebat dari semua penjuru negara. Pastinya kisah ini akan sangat menarik untuk diikuti. Jgn lupa mampir y Terima kasih
Baca Semua Ulasan
Malaikat Bertelinga Panjang

Malaikat Bertelinga Panjang

Aku sadar pasti mereka kesini untuk merusak soreku. Yang satu mengenakan kaos putih, celana pendek hitam selutut, berkulit putih, hidungnya mancung semancung pinokio saat sedang berbohong ( hehe hiperbola ), rambut hitam keemasan sebahu, tinggi sekitar 168 sentimeter dan memiliki berat kira-kira 58 kilogram. Hilda.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai hild
Baca
+Pustaka
Kamu Pura-Pura Amnesia dan Tolak Nikah, Aku Nikahi Sang Konglomerat

Kamu Pura-Pura Amnesia dan Tolak Nikah, Aku Nikahi Sang Konglomerat

Lagi pula, untuk apa dia bersusah payah menjebak Hilda? Hilda adalah staf vila sekaligus kaki tangan Silvia. Jika dia tidak ditenangkan, semua orang tidak akan bisa hidup tenang. Vihan menuangkan teh untuk Ziana. "Kamu sudah belajar jadi lebih pintar." Ziana menerima cangkir itu dan menjawab tanpa berpikir, "Memang harus pintar." Begitu bicara, dia baru sadar nadanya terlalu santai. Dia segera menunduk meminum tehnya. Vihan tidak bicara, namun tatapan matanya melembut di balik uap teh yang mengepul.
9.7163.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai hild
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status