Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Bahkan banyak sekali warna hitam di tanah yang seperti bekas api yang menyala di beberapa titik di tempat itu. Asri Manik pun kondisinya tidak jauh berbeda dengan Kapragan. Tubuhnya yang lebih kecil itu terlihat compang-camping. Dan ada beberapa kuku panjangnya yang patah. Bahkan rambutnya yang luruspun terlihat kotor dengan debu tanah yang menempel di rambutnya. Namun Asri Manik masih bisa tersenyum, dia merasa bahwa kini kekuatannya seimbang. Dan dia mempunyai peluang untuk bisa memenangkan pertarungan ini meskipun itu sulit.
9.8683.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21.2K kali sebagai hitam manis kulitnya
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
Swing Partner

Swing Partner

Cokelat zaitun, warna kulit khas orang Yunani. Di sampingnya, berdiri pria berstelan rapi seperti layaknya laki-laki yang bekerja di firma hukum. “Good morning, Lintang, Miss Maharani,” dia tersenyum. Tangannya terulur untuk berjabat tangan. Lintang menerima uluran tangannya sambil tersenyum lebar. Dia juga. Matanya menatap takjub pada mata pria yang terlihat begitu mengintimidasi saat menatapnya. Tatapan menilai. Ditatap oleh mata bewarna hijau kelabu setajam dan seintens itu serasa sedang dipindai oleh sinar X.
938 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai hitam manis kulitnya
Baca
+Pustaka
Tahanan Berdarah Manis

Tahanan Berdarah Manis

Untungnya tidak ada siapa pun di tempat pemakaman umum, jadi Karina bisa bebas berbicara apa pun tanpa takut dicap sebagian orang gila karena ucapannya yang tidak masuk akal. "Dia berkata kalau darahku rasanya manis. Tapi, menurutku itu sangat aneh jika rasa darahku manis." Karina masih ingat jika dulu dia pernah menjilat darahnya sendiri. Jadi, dia tidak percaya saat Isaac mengatakan bahwa rasa darahnya manis. Meskipun darah mengandung gula, namun bukan berarti rasanya akan manis, bukan?
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai hitam manis kulitnya
Baca
+Pustaka
Go Away, Boss!

Go Away, Boss!

Hal itu membuat Hanum membuang jauh pikirannya akan pesona pria di depannya dengan cepat. “Maksud Anda apa?” tuntut Hana terus menanyai alasan dibalik tindakan pria dengan balutan jaket kulit hitam dan celana hitam panjang yang membuatnya seperti penjahat atau anak kaya raya nan badung di film. Di samping pria berjaket kulit itu, berdiri pria berkacamata dengan aura Si Manusia Baik dengan balutan jas putih. Jelas sekali kalau pria itu adalah seorang dokter.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai hitam manis kulitnya
Baca
+Pustaka
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

"Be!" Seorang pria melewatinya. Pria berambut hitam pekat mengenakan kacamata minus membingkai wajah bulatnya. Matanya yang sipit dan kulit putih kekuningan menjelaskan jika pria itu keturunan Tionghoa ataupun ras berkulit kuning lainnya. "Be, tunggu, dong!"
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai hitam manis kulitnya
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Pemburu Siluman Vol.1

Bangkitnya Pemburu Siluman Vol.1

Sebelumnya, ia sangat percaya isu penuh teror itu untuk menciptakan ketakutan dan memanfaatkannya demi melemahkan orang-orang yang masih tetap setiap kepada raja. Namun, ia tak menyangka sosok siluman—yang layaknya manusia biasa itu benar-benar muncul di hadapannya. Tubuhnya ramping, sekilas saja bila tidak punya kepekaan yang kuat siapapun akan terkecoh oleh kecantikannya, yang sama sekali tidak sebanding dengan manusia biasa di seantero ibukota Majapahit ini. Kulitnya putih pucat, bibirnya merah ranum, dan rambutnya hitam legam. Teruai panjang dan tampak lembut sekali.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai hitam manis kulitnya
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Satu Malam dengan Pewaris Kaya Raya

Terjebak Cinta Satu Malam dengan Pewaris Kaya Raya

Tidak enak, sebenarnya apa yang disukai orang-orang dari minuman seperti ini? Namun, karena ia sudah bertekad untuk mabuk malam ini, maka ia pun kembali mengisi gelasnya yang kosong. "Halo, sendiri aja?" Seorang pria tiba-tiba datang dan menyapanya. Elina mendongak, sejenak ia terpaku akan visual pria tersebut. Tubuh tinggi dengan yang dilapisi kemeja cokelat serta celana bahan hitam, rambut hitam legam dengan poni yang menutupi dahinya. Terlebih sebuah tahi lalat kecil di antara hidung dan mata kirinya benar-benar menarik perhatian. Elina yakin semua orang yang melihat pria ini pasti langsung tertuju pada tahi lalatnya.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai hitam manis kulitnya
Baca
+Pustaka
Elang Taraka: Lahirnya Pendekar Terhebat

Elang Taraka: Lahirnya Pendekar Terhebat

Suara isakan tertahan terasa menyayat hati bagi siapapun yang mendengarnya. Gusti Ratu hanya bisa menghibur putrinya yang tengah bersedih menerima kenyataan pahit ini. Putri dari Gusti Prabu Maheswara Kamandaka itu memiliki kecantikan yang tidak manusiawi. Sepasang manik mata berwarna hitam kecoklatan berpadu dengan bibir berwarna merah muda yang ranum memikat hati. Kulitnya yang seputih batu pualam, halus dan lembut seperti sutera. Duh, hati pria mana yang mampu menolak semua pesona itu?
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai hitam manis kulitnya
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat

Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat

sahut Vita panjang lebar. Vita memang selalu memanggilku dengan sebutan si hitam jalinteng karena kulitku yang berwarna hitam gelap akibat sering terkapar sinar matahari. Aku tidak marah dia mengataiku seperti itu tetapi, aku sangat kesal saat ia menghinaku memakan kotoran kambing seakan-akan aku ini tidak Mempu membeli jajan coklat yang seharga seribuan.
9.438.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai hitam manis kulitnya
Baca
+Pustaka
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Yang penting ia sudah berusaha. Baru saja Sukma Harum keluar hutan yang diliputi malam yang gelap gulita, di depan sana dilihat seseorang sedang menyalakan api unggun. Orang itu berbadan kurus kerempeng. Kulitnya putih pucat. Dalam malam yang gelap, kulitnya seolah memancarkan cahaya yang aneh. Rambutnya disanggul ke atas. Wajahnya bercambang jarang-jarang. Sebagain ada pula yang sudah memutih. Matahnya menonjol dan bulat. Meskipun tampangnya terlihat aneh, ia terlihat seperti seseorang yang jenaka. Sukma Harum menghampirinya.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai hitam manis kulitnya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status