Tetangga Aneh!
Aku membimbing Sita untuk duduk di sofa ruang tamu, lalu gegas mengambil segelas air mineral dari dapur.
"Ah, makasih ya, Del." Setelah meneguk air yang kuberikan, Sita meletakkan gelas di atas meja kaca dekat sofa. Wajahnya kini berubah sumringah, hal aneh yang membuatku tak mengerti apa maksudnya.
"Udah lega? Terus, ada apa kamu jam segini kesini?"
"Anu, kayaknya tadi ada orang yang memata-matai aku deh, terlihat di tirai jendela kamarku. Aku takut banget mau tidur sendirian. Beneran. Suer!"
Hot Chapters