Saat Doa Si Miskin Diijabah
Di dalam lubuk hati Raka pun sebenarnya tengah menangis pilu, dirinya tak menyangka jika Mika akan meninggal dengan cara tragis, umur memang tidak ada yang tahu kapan datangnya dan kapan sang khalik akan menjemputnya, dirinya juga sungguh teramat menyesali dengan perbuatan kotor yang pernah dilakukannya bersama Mika dahulu, tapi nasi sudah menjadi bubur tidak akan bisa kembali menjadi nasi, kini hanyalah penyesalan yang ada, tapi menyesal pun tiada berguna karena waktu terus berjalan maju bukannya mundur, Raka berjanji setelah ini akan menjadi manusia yang lebih baik lagi.
*****
Di rumah Mika sudah di pasangi tenda dan juga bendera kuning, warga juga sudah banyak yang berdatangan ke rumah Mi
Hot Chapters