Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Transmigrasi: Menjadi Sang Permaisuri Terbuang

Mata Guli Neya perlahan terpejam. Mungkin setelah mati, hidup akan terasa lebih mudah. Namun tiba-tiba— “Tarik napas!” Suara seorang wanita tua terdengar samar. “Cepat! Jangan berhenti bernapas!” Alis Guli Neya berkerut. 'Apa-apaan ini?' 'Sejak kapan malaikat maut mengajarkan tarik napas?'
1011.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 452 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

😭 Mata Haneul juga udah bolong hitam pekat seluruhnya melayang otomatis menuju pusaran kabut atap menara! Nah, momen "Napas Terakhir" udah bener-bener di depan bibir nih guys! Kira-kira di Bab 133 nanti, pas ciuman kematian itu beneran dilepaskan, apakah segel Malakai bakal langsung hancur berkeping-keping atau malah bodi bioniknya Hamin yang meledak duluan jadi bubur besi? Terus nasib Haneul bakal gimana setelah nerima seluruh mana kehidupannya Hamin? 😂🔥
672 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Ia mengangkat tangannya, menuliskan sesuatu di permukaannya dengan darah. “Apa jadinya kalau kau tidak membaca lagi?” Sekejap, ruangan itu redup. Huruf-huruf mulai memudar. Teks di sekitar mulai pecah menjadi retakan cahaya, seperti kaca yang diremukkan dari dalam. “Jangan… berhenti,” suara Naira nyaris bergetar. “Kalau kau berhenti, aku hilang. Tapi kalau kau terus membaca, kau akan menjadi bagian dariku.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
DOKTER SETAN

DOKTER SETAN

Mulut mereka… menyimpan huruf-huruf yang gugur. Mereka mengelilingiku. Salah satunya mendekat. Menyerahkan sebuah buku. Tanpa sampul. Hanya tulisan tangan di halaman pertama: “Versi Radit yang Melawan.” “Bacalah,” katanya. Tanganku gemetar saat membuka halaman berikutnya. Yang pertama hanya berisi satu kalimat: “Kalau kamu membaca ini, berarti kamu sudah melewati kematianmu sendiri.”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
SCANDAL

SCANDAL

Dia adalah Miss Ira, yang terkenal killer. "Selamat siang semuanya, keluarkan buku kalian, buka halaman dua puluh tiga, hari ini saya akan menjabarkan materi dihalaman dua puluh tiga tentang, Sumber-sumber hukum, konsep hukum, penggolongan hukum, tentang hak dan kewajiban," terang Miss Ira dengan lantang. Setelah itu kita akan lanjutkan dengan tanya jawab," imbuh Miss Ira dengan tatapan mautnya.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
Menikahi Kakakku yang Koma

Menikahi Kakakku yang Koma

Hanya jam dinding yang berdetak pelan, konsisten—seolah mengingatkan bahwa waktu di tempat seperti ini tidak tunduk pada emosi siapa pun. Aku duduk di kursi sebelah Tama. Notaris di hadapan kami membuka satu map tebal, menyelipkan kacamata baca, lalu menatap kami bergantian. “Saya perlu menjelaskan posisi hukumnya secara utuh,” katanya. “Wasiat mendiang Adikara bersifat final. Tidak dapat diubah, tidak dapat dicabut, dan tidak dapat dinegosiasikan ulang.”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
Nikahi Aku atau Aku Mati

Nikahi Aku atau Aku Mati

ujar Siska berusaha menghentikan tindakan ekstrem Nirmala. “Biarkan, biarkan saja aku mati. Nggak ada yang peduli dengan hidupku!” teriak Nirmala masih berusaha untuk mencelakakan diri. “Mati, mati aja, tapi jangan di sini,” ujar Siska teramat kesal, “diem, harus nurut!”
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
Cinta dalam Balutan Doa

Cinta dalam Balutan Doa

ucap Achmad, membuat Arni terdiam sambil terus terisak. وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ اَنْ تَمُوْتَ اِلَّا بِاِذْنِ اللّٰهِ كِتٰبًا مُّؤَجَّلًا Artinya: Setiap yang bernyawa tidak akan mati kecuali dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya.
9.317.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
Warisan Hitam

Warisan Hitam

Ia lalu menghilang tak berbekas meninggalkan harum gaharu yang amat menyengat. “KAU SUDAH MELANGGAR SUMPAH RITUALMU…! INGAT, ISTERIMU AKAN MATI! TUNGGU SAATNYA… HANYA KEMATIAN UNTUKNYA DAN TIDAK ADA AMPUN,” Suara menggelar sangat keras terucap tanpa wujud diiringi semua lilin-lilin yang ada dikamar mati secara tiba-tiba. Seluruh lampu dirumah itu hancur pecah berantakan seketika.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status