Mengejar Cinta Ustadz Galak
Sampai suatu hari karena kurangnya pengawasan, di kehamilan Humaira yang menginjak 8 bulan, Humaira diam-diam pergi ke dapur dan mengambil sebuah pisau dan memilih mengakhiri hidupnya.
“Saya baru pulang dari mesjid, dan mendapati putri saya sudah meninggal. Cinta dari lelaki yang salah membuatnya kehilangan semuanya, keimanannya kepada Tuhannya, semangatnya untuk tetap hidup, dan rasa sayang abinya kepadanya, Humaira melupakan semuanya dan memilih pergi. Meninggalkan abinya sendiri bersama dengan satu-satunya kenagan yang ditinggalkannya, hanyalah putrinya, cucuku, Nayla.”
الفصول الرائجة