Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENJADI SAINTESS TERHEBAT

MENJADI SAINTESS TERHEBAT

Siapa tahu, keinginan dan ambisi mereka bisa aku manfaatkan untuk keinginanku. “Baiklah, aku akan langsung membuka kartuku. Aku ingin naik takhta. Ayahku tidak memberikanku izin untuk naik takhta sebelum aku membuat Saintess berada di pihakku. Sementara itu, kini para saudaraku sedang menunggu kesempatan untuk memangsaku seperti ikan piranha yang memakan sesamanya. Jadi, rencanaku di awal adalah untuk menjadikanmu Ratu di Kerajaan ini. Jika kamu ingin jadi Ratu, jelas saja aku harus naik takhta, dan kamu menikah denganku. Akan tetapi, jika keinginanmu untuk kembali ke dunia asalmu, makan semua jadi sulit,” jelas Pangeran itu.
9.828.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai i just can't wait to be king
Baca
+Pustaka
Kaisar, Jangan Meminta Lebih

Kaisar, Jangan Meminta Lebih

“Pilihan pertama. Kau turun tahta sekarang. Serahkan dirimu. Aku akan menarik pasukanku, dan kita akan bantu rakyatmu membangun kembali tanpa pedang dan cambuk.” Ia melangkah lagi mendekat. “Pilihan kedua.” Panas yang memancar darinya meningkat. “Kaumenolak. Dan aku akan menunjukkan padamu mengapa Vermilion telah berdiri selama ribuan tahun, sementara kerajaan-kerajaan gurun seperti milikmu datang dan pergi seperti badai pasir.”
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 356 kali sebagai i just can't wait to be king
Baca
+Pustaka
Anugerah Dewa

Anugerah Dewa

Mereka bertiga sangat senang mendapatkan satu bintang. Setelah diberi bintang oleh sang ayah, kedua kaki Seven melangkah ke depan. Wajahnya melirik ke sana-sini memperhatikan rakyat kerajaan yang sedang bahagia. “Dengan satu bintang ini. Aku berjanji akan menjadi raja keenam suatu saat nanti, menggantikan posisi ayahku,” ucap Seven dengan suara keras. Ucapannya mendapatkan tepuk tangan yang meriah dan sorak-sorakan yang menyebut namanya.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai i just can't wait to be king
Baca
+Pustaka
Istri Mafia Kembar

Istri Mafia Kembar

Satu kata penggambaran yang tepat yaitu terpaksa. "Kuharap pengorbanan ini tidak sia-sia. Cepatlah sadar dan ambil hakmu. Aku tidak ingin terjebak terlalu dalam pada ikatan yang sekedar titipan," King memandang langit malam nan temaram ditemani bintang bertebaran.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai i just can't wait to be king
Baca
+Pustaka
Gairah Janda Perawan Sang Mafia

Gairah Janda Perawan Sang Mafia

Kedua tangan di silangkan ke dada coba untuk bersabar menunggu istrinya yang belum juga selesai berdandan. "Inilah salah satu alasanku, malas keluar dengan perempuan. Mau pergi ke acara tunangan saja bukan main lama berdandan. Lama-lama bisa jadi tengkorak aku menunggu dia di sini!" omel King geram. Batu-batu kecil di halaman di tendangnya, menghilangkan ke gabutan. Entah apa yang di gunakan istrinya itu hingga selama ini berdandan.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai i just can't wait to be king
Baca
+Pustaka
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Sebagai anggota keluarga kerajaan, ia merasakan hal ini dengan sangat dalam. Dan sekarang, apakah ia akhirnya sampai pada titik ini? Ketika Chu Wuwei membuka matanya lagi, kilatan tekad yang tajam terpancar dari matanya. Jika memang demikian, maka ia tidak punya pilihan selain menentang keinginan terakhir ayahnya. "Sampaikan kabar ini: Aku, Chu Wuwei, menginginkan takhta Chu." Chu Wuwei berbicara dengan acuh tak acuh, membuat orang-orang di belakangnya gemetar hebat. Ketajaman mengerikan pun terpancar di mata mereka. Seorang pria membungkuk dan mundur selangkah. Ketika dia berbalik, matanya menjadi sangat teguh dan bersemangat. Apakah hari ini akhirnya tiba? "Kakak, aku sudah lama menunggu h
9.552.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai i just can't wait to be king
Baca
+Pustaka
DENDAM DAN CINTA KING MAFIA

DENDAM DAN CINTA KING MAFIA

George justru balik bertanya. “Tentu saja aku juga ingin hidup normal seperti keluarga lainnya. Apalagi aku sudah menikah dan nanti memiliki anak, aku juga ingin seperti itu, tetapi aku tidak berani mengatakan kepada King.” Neil menghela napas. “Kau tahu sendiri ‘kan seperti apa karakter King, bisa-bisa nyawa kita melayang.”
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai i just can't wait to be king
Baca
+Pustaka
PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

PENDEKAR KEMBARA SEMESTA

Terlihat tenang. ”Sudah bicaranya?” tanya Suro Joyo sambil tersenyum ”Sudah.” ”Nah, sekarang aku akan berikan alasannya. Begini, memang menurut aturan kerajaan sudah menjadi hakku untuk mewarisi tahta Kerajaan Krendobumi. Tapi..., sekali lagi tapi..., aku merasa tidak punya kemampuan jadi raja. Aku merasa tidak becus jadi raja. Aku merasa tidak bisa jadi raja. Makanya aku menolak ketika akan dijadikan putra mahkota. Dengan kata lain, aku tidak mau kelak menjadi raja. Ingat pepatah: aja rumangsa bisa. Tetapi bisoa rumangsa! Jangan merasa bisa, tetapi bisalah merasa. Maksudnya, kita harus bisa mengukur diri kita. Kita harus bisa mengetahui kemampuan kita. Jangan memaksakan diri! Lebih-lebih,
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 509 kali sebagai i just can't wait to be king
Baca
+Pustaka
Aku dan Sembilan Raja Beast yang Mengiginkanku

Aku dan Sembilan Raja Beast yang Mengiginkanku

"Aku lelah terus-menerus berperang di semua front." Jujur. Untuk pertama kalinya, dia mengatakan sesuatu yang sepenuhnya jujur pada pria ini. Dia sangat, sangat lelah. Dunia ini asing. Tubuh ini asing. Dan dia harus membuat sembilan pria jatuh cinta padanya atau mati. Kaelar menatapnya untuk waktu yang lama. Angin malam berbisik di antara dedaunan, membawa aroma hutan dan sesuatu yang manis mungkin bunga malam.
478 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai i just can't wait to be king
Baca
+Pustaka
Bayangan Sang Panglima

Bayangan Sang Panglima

Seorang pria yang tidak pernah tersenyum, dan mungkin juga tidak pernah tidur. Matanya tajam dan dingin, seperti permukaan es yang menyimpan pisau di bawahnya. “Raja menanti Anda di ruang dewan,” katanya. Suaranya tenang, nyaris hampa, tapi ada tekanan halus di baliknya, seperti bilah yang menempel di leherku. Aku menegakkan punggung, meniru wibawa yang mungkin dulu melekat pada Darius.
536 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai i just can't wait to be king
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status