Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tetanggaku Luar Biasa

Tetanggaku Luar Biasa

"Yey, Mbak Ajeng julid, tumben." "Aduh, Len. Saya juga manusia biasa, kali. Bukan robot yang nggak punya hati dan perasaan." "Nah, gitu, dong, Mbak. Keluarin unek-uneknya. Jangan disimpan dalam hati. Ntar jadi penyakit!"
1024.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 808 kali sebagai i'm not a robot
Baca
+Pustaka
Gairah Liar Perselingkuhan

Gairah Liar Perselingkuhan

Gerakannya perlahan, tapi auranya masih terasa menguasai ruangan. Aku menghela napas panjang, mataku menatap kosong ke langit-langit. “Aku nggak pernah punya niat buruk sama mertuaku,” gumamku akhirnya, suaraku terdengar lelah. “Tapi terkadang aku ngerasa hidupku ini seperti robot. Diperintah ini itu, dan selalu dimanfaatkan.”
33.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai i'm not a robot
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti sang CEO

Istri Pengganti sang CEO

Maura tidak menangis, dia malah tersenyum kepada Timothy. Timothy hampir tidak bisa menahan tawanya. Maura segera berdiri, tetapi perhatiannya langsung teralih pada robot di belakang Timothy. Dia berujar, "Wah, mainannya besar sekali!" "Aku bukan mainan," timpal robot. Maura yang kaget berkomentar, "Wah, mainannya bisa bicara!" Timothy yang merasa tidak berdaya menanggapi, "Ini robotku."
9.6378.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.1K kali sebagai i'm not a robot
Baca
+Pustaka
Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor

Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor

Suaraku mulai bergetar. “Tapi Alana juga manusia biasa! Dia bisa salah!” balasnya membela mati-matian. “Jadi aku cuma patung? Yang harus diem aja saat disakiti? Aku gak boleh melawan saat aku diperlakukan gak adil?” cecarku cepat. “Kalau Alana manusia biasa, terus aku dianggap apa? Robot gak punya hati yang gak bisa merasakan sakit?”
1021.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 592 kali sebagai i'm not a robot
Baca
+Pustaka
Pengantin Tanpa Malam Pertama

Pengantin Tanpa Malam Pertama

Ia justru duduk bersila di rumput yang jaraknya sekitar dua meter dari Ardina, sambil memegang sebuah robot kayu berwarna biru—robot yang kemarin dijanjikan. “Dina, lihat. Robotnya haus, mau minum di dekat kolam,” ucap Rayyan bicara pada robotnya sendiri, mengabaikan Ardina sejenak. “Tapi robotnya takut kalau jalan sendiri, nggak ada temannya.” Ardina berhenti sesenggukan. Rasa penasaran mengalahkan rasa takutnya. Ia melangkah satu-satu, sangat pelan, mendekati Rayyan.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai i'm not a robot
Baca
+Pustaka
Can is mine

Can is mine

Kini matanya menatap dinding kamar dengan kekosongan, perkataan Marten yang terus terngiang membuat ia berpikir keras. Segera diambilnya ponsel dari atas nakas, membuka aplikasi i*******m untuk sekedar menstalking akun Marten saat ini. Biasanya i* Marten selalu dipenuhi dengan puisi dan kata-kata yang bermakna tersembunyi, siapa tau dengan hal itu Tika bisa menemukan alasan Marten yang bisa membencinya separah ini.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai i'm not a robot
Baca
+Pustaka
Sistem Pewaris Terhebat

Sistem Pewaris Terhebat

“Apa kau memiliki nama? Aku akan sering merepotkanmu mulai sekarang.” Robot itu terdiam beberapa saat. “Aku adalah robot pelayan pribadimu, D1. Aku tidak memiliki nama. Aku hanya bertugas untuk membantumu selama berada di tempat inin.” “Bagaimana jika aku memanggilmu ... Dot? Itu cocok untukmu.” Robot itu terdiam, memproses sesuatu, mengangguk. “Dot, tunjukkan ruang latihanku sekarang. Aku tidak sabar untuk memulai.”
9.777.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai i'm not a robot
Baca
+Pustaka
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

"Apa aku hanya bermimpi selama ini?" Rian masih merasa ragu untuk membuka matanya. Apakah tadi itu hanyalah kenyataan atau mimpi belaka? Rian pun perlahan membuka kedua matanya dan ia melihat sebuah robot berdiri di depannya. Robot itu mengenakan armor besi berwarna coklat dengan sesuatu berwarna biru menyala di setiap sendinya. Kepalanya bagaikan tabung TV berwarna coklat. Dia seperti robot yang selalu muncul di game MMO manapun. “Subjek nomor 177013 sudah bangun.” Ucapnya.
915.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 509 kali sebagai i'm not a robot
Baca
+Pustaka
Me

Me

Ucapnya. IED adalah Intermittent Explosive Disorder, IED merupakan sebuah gangguan terhadap seseorang yang tidak mampu dalam mengontrol amarahnya dan memiliki dorongan-dorongan kuat untuk bertindak kasar. Pada satu kasus, amarahnya dapat meledak-ledak padahal pada sebuah masalah kecil.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai i'm not a robot
Baca
+Pustaka
Aku Bukan ART Keluargamu

Aku Bukan ART Keluargamu

ucap Narita dengan mata melotot. "Maaf, kalau saya harus protes pada Ibu. Saya ini manusia biasa, bukan robot. Selain sebagai ibu rumah tangga, juga bekerja. Jadi, badan ini juga ada kalanya minta haknya untuk beristirahat. Tidak diforsir setiap hari," lanjut Risa. "Huh, aku tidak mau tau! Sekarang cuci semua piring kotor itu!" perintah Narita tanpa mau mendengar protes dari Risa.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai i'm not a robot
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status