Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Choice

Choice

“Maya, kamu nggak mungkin bisa keluar dari sini. Jalan rayanya masih jauh. Kamu sudah pingsan dulu sebelum sampai sana.” Maya tak mengindahkan ucapan Handoko. Dia terus berlari menemukan jalan keluar. Maya merasakan sesuatu yang berbeda di kakinya. Aspal. Dia mempercepat langkah. Hatinya semakin bahagia saat melihat sinar lampu mobil di bawah sana. Maya berteriak minta tolong tanpa henti. Handoko juga mempercepat larinya. Iringan mobil mendadak berhenti ketika Maya membentangkan tangan di tengah jalan. Rombongan keluar dari mobil.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as moving forward
Read
+Library
Pulang

Pulang

Semoga semua berjalan lancar dan cepatlah kembali, " gumam bu Retno. Hari-hari yang dilalui keluarga kecil Pak Tejo, terus berlanjut ke arah yang lebih baik. Sedikit demi sedikit usaha yang mereka tekuni mulai menunjukan hasil, uang yang terkumpul sudah semakin banyak. Tidak lama lagi mereka bisa membeli mobil angkutan yang mereka inginkan, hari berganti waktu yang dinanti akhirnya tiba.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as moving forward
Read
+Library
Greedy

Greedy

John melangkah mundur dan tersenyum. "Satu ... Dua ... Tiga ... Bye, Joy ... Selamat bersenang-senang," ucap John sambil melambaikan tangannya. John memberi isyarat kepada pria itu untuk membuka semua tali yang mengikat Joy. Mereka membukanya dan segera berlari dari sana. Tiba-tiba ruangan itu bertambah gelap, karena sekarang di sana tidak ada cahaya. Joy merangkak dan meraba lantai mencari ponselnya.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 124 Times as moving forward
Read
+Library
Memory

Memory

Dia langsung berlari masuk ke dalam rumah. "Selamat malam, Hasna," kata Mandala. Aku yang masih berdiri di sisi mobil, hanya mengulas senyum. Mobil hitam itu melaju perlahan, hilang di tikungan. Aku mengembuskan napas satu-satu. Seharusnya tidak ada sua kembali. Lebih baik senyap seperti semula.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 315 Times as moving forward
Read
+Library
Aku Mundur, Mas!

Aku Mundur, Mas!

Aku tau putri kecilku ini sangat mengerti akan kondisi dari ibunya, dan dia juga mengerti apa yang aku lakukan ini semata-mata hanya untuk masa depannya juga kebahagiaannya. Mobil yang kami tumpangi mulai melaju membelah jalanan kampung, yang mana sudah mulai hiruk-pikuk warga beraktivitas meski cahaya mentari belum memancarkan sepenunya dari sinarnya untuk menerangi gelapnya dunia.
9.4124.3K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as moving forward
Read
+Library
Melangkah Keluar dari Masa Lalu

Melangkah Keluar dari Masa Lalu

Aku mengerutkan kening dan secara sadar berjalan mundur satu langkah ke belakang. Yuni tersenyum aneh, lalu dia menangkap tanganku, mendorong ke arah dirinya sendiri. “Vivi, jangan dorong aku!” “Anakku! Oh, anakku! "Sakit sekali!" Yuni pun berguling turun tangga, ada darah merah cerah yang mengalir keluar tepat di antara kedua kakinya. Jacky berlari keluar dari ruang baca. Melihat adegan ini, dia menggertakkan gigi.
10.5K viewsCompletedAdded to Library 378 Times as moving forward
Read
+Library
ADNAN, Sang Pemilik Sistem Medis Terhebat

ADNAN, Sang Pemilik Sistem Medis Terhebat

kata Adnan melajukan mobilnya. 🍓 🍓 🍓 🍓 🍓 🍓 🍓 🍓 🍓 🍓
107.1K viewsCompletedAdded to Library 198 Times as moving forward
Read
+Library
Memories

Memories

“Siaaap, MULAIII!!!” Aku menutup mataku. Mulai merasakan tubuhku bergerak maju tanpa menggerakkan kakiku. Tanpa sadar aku mengencangkan pelukanku padanya. Sepertinya aku sempat menjerit ketika dia mulai berlari, entahlah aku tidak terlalu mengingatnya. Aku membenamkan wajahku dibalik punggungnya yang lebar. Antara takut jatuh atau malu. Derald kembali berbicara ditengah nafasnya yang terengah.
9.74.7K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as moving forward
Read
+Library
Revansha

Revansha

Tiga, Dua, Satu, Tunggu sampai lampu berubah menjadi hijau. Eca mendongak, membaca tulisan di atas sana, lalu dalam hitungan detik lampu sudah berubah menjadi hijau. Entah Evan tidak melihatnya, atau bahkan tidak menyadari bahwa beberapa kendaraan di sebelah motornya sudah menancap gas dan melaju dengan sangat cepat. "Evan, udah lampu hijau," ucap Eca sambil mendekatkan mulutnya di telinga Evan. Membuat dagu gadis itu bersentuhan langsung dengan pundak Evan.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as moving forward
Read
+Library
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Dan di kejauhan— sesuatu mulai bergerak. Belum terlihat jelas. Namun cukup untuk memberi satu pesan. Bahwa perjalanan mereka— baru saja memasuki tahap yang benar-benar tidak bisa diprediksi.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as moving forward
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status