The Gray Silhouette of Love
"Mauku? Saat kau sakit, bilang sakit. Saat rapuh, bilang rapuh. Saat senang, tersenyumlah. Dan bila kau tak baik-baik saja, jangan disembunyikan"
Tatapnya melembut. Bukan.
"Terakhir, saat kau perlu bantuan, kau mencariku!"
Dia merapuh.
"Kau manusia Ara, bukan robot! Kau merasakan perasaan kompleks sebagai manusia sama seperti yang lainnya!"
Dia tertunduk. Aku mengambil dagunya. Memintanya menatapku lagi.
"Apa aku sudah tak lagi bergguna sebagai manusia, untukmu?"
*****
Hot Chapters