Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik
Tapi dasar mata biawak, melihat sang gurunya yang ternyata cantik, walaupun tubuhnya dikit subur, tapi anggun dengan pakaian ASN-nya, Satria malah betah melihat si guru cantik ini ngajar.
Si guru ini sempat melirik si pria tampan kokoh ini senyum menatapnya dari jendela yang kacanya pecah, tapi dia buru-buru kembali konsen ngajar.
Melihat si ibu guru ini salting dengannya, Satria sambil senyum di kulum lalu menjauh dan mendekati ruang guru.
“Met siang, boleh masuk pa guru?” Satria beri salam pada seorang guru yang duduk di ruangan ini.