Selubung Memori
Di antara aku dan Reila, Fal justru menghibur kami.
Alhasil, sepanjang sisa hari aku tak punya minat melakukan apa pun. Kami hanya pulang ke gerha, mengangkat mainan-mainan lamaku untuk Fal. Ada banyak jenis. Robot, miniatur binatang, bahkan sampai bongkar pasang. Sejauh yang bisa kuingat, dulu aku memang suka permainan bongkar pasang. Jauh di dalam kepala, aku ingat kalau pernah bermain adu benteng bersama Bibi. Itu salah satu permainan yang diciptakan Bibi untuk kami. Masing-masing dari kami membuat benteng dari bongkar pasang, lalu kami menabrakkannya. Ibu selalu protes setiap kami bermain itu. Kami menghancurkan mainan itu secara sempurna. Patah di tiap bagian.
Hot Chapters