Menantu Sultan
Saat ini aku merasa sangat kesepian, baru kusadari jika aku benar-benar sendirian tanpa siapapun.
Aku tak ada teman, tak ada saudara, aku tak bisa menghubungi ayah atau Angga sekalipun. Bahkan untuk tidur pun aku tak tahu harus dimana, ingin mencari motel terdekat lewat internet tapi ponselku mati dan tak niat untuk kunyalakan sebelum kuganti nomornya. Pokoknya aku tak mau siapapun mencariku, tak apa aku kesepian, aku bisa melewatinya.
“Bu, saya mau ayam sama lalapannya ya.” Seorang pengunjung lagi datang, dan aku buru-buru menyeka air mataku supaya tidak terlihat menangis.
Hot Chapters