Hayu
Hati Hayu patah, patahan itu seketika hancur berkeping-keping, dia mengingat bagaimana perjuangan ibunya membesarkannya, dan sekarang, orang lain dengan jahatnya menyakiti orang yang paling dia sayangi di dunia.
“Jadi Ibu memang tidak menginginkan saya menjadi menantu di rumah ini, bukan?”
Bu Ayu melipat tangan di dada, dia menatap tajam ke arah Hayu, “Apa perlu saya menjawabnya. Kamu tahu jawabannya Hayu. Jelita lebih pantas mendampingi Bisma ketimbang kamu. Dari segi apapun, kamu tak sepadan dengan Jelita.”
Hot Chapters