Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Layarnya berkedip-kedip hijau, menampilkan baris-baris kode yang kini jarang digunakan. Akses Diterima: Subjek 0 – Haneul. Sebuah file audio muncul di layar. Haneul menekan tombol play dengan tangan gemetar. Rekaman Suara Ibrahim – 15 Tahun Lalu Suara statis memenuhi ruangan, disusul oleh suara napas berat seorang pria. Itu suara Ibrahim, namun terdengar jauh lebih muda dan penuh tekanan.
624 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai imaji auditif
Baca
+Pustaka
To Be His Bride (Season 1)

To Be His Bride (Season 1)

Dan jika dilihat dari bagaimana cara Ilker berpakaian, serta orang-orang yang tampak dalam foto itu, Ajeng menduga kalau Ilker tidak berada di Indonesia. Ajeng kemudian mulai melihat file audio yang ada disana. Ukuran filenya beragam mulai dari yang durasinya pendek sampai yang panjang. Ajeng melirik kopernya, mengingat apakah ia sudah memasukkan headsetnya kesana. Ia ingin mendengarkan audio itu dengan seksama tanpa tak sengaja terdengar oleh orang lain yang mungkin saja sedang lewat di luar kamarnya.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai imaji auditif
Baca
+Pustaka
Misi Bertemu Cinta

Misi Bertemu Cinta

"Dasar bego! Aku Darwin. Kenapa kau malah santai-santai dimasjid. Lakukan tugasmu." Mesin suara yang diciptakan Tuan Darwin sungguh hebat. Menyalur dalam telinga dan mata. Dia memang memiliki ruang khusus untuk pembuatan segala mesin. Ruang yang terdapat monitor besar dengan sistem CCTV yang memantau kerja Imaz. Kapanpun ia bisa mematikan sistemnya. Entah itu sistem mata, suara, atau telinga. Atau malah ketiga-tiganya. Seakan-akan Imaz dijadikan robot yang patuh pada Tuannya. "Iya...iya...besok. aku kan capek. Perlu istirahat." Imaz menjawab setengah malas.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai imaji auditif
Baca
+Pustaka
LUKA HATI WANITA YANG KAU SIA-SIAKAN

LUKA HATI WANITA YANG KAU SIA-SIAKAN

“Mas Imran hati-hati, sepertinya Bu Ina mulai curiga,” “Jangan khawatir, dua orang team audit sudah ada di pihakku, jadi kita aman,” jelas Imran pelan.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai imaji auditif
Baca
+Pustaka
Babu Jadi Menantu

Babu Jadi Menantu

Gumam Parmi sambil melirik jam di dinding. "Sstt..aahh..." Parmi menangkap suara aneh. Ia menoleh ke kanan dan ke kiri. Namun, tidak ada siapa-siapa. Gendang telinga Parmi sudah di upgrade agar dapat dengan cepat mendengar suara-suara seperti ini. "Ahh...aah...aahh..." Parmi merinding, ketika suara seperti orang kesakitan itu terdengar lebih nyaring. Bukan kesakitan oneng, itu keenakan. Hahahahahahaha.
1017.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 432 kali sebagai imaji auditif
Baca
+Pustaka
Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~

Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~

ejek Hatsuki. "Awas kamu ya, ayam rabun..," gumamku sambil mengatur nafas. Tak lama kemudian, bel tanda ronde kedua dimulai. *Biarkan imajinasimu berjalan kembali* BUM BUM BUM BAM (mata kanan tambah membengkak) BUM BUM BUM BUM BUM BAM (perut sebelah kiri membiru) BUM BUM BUM BUM BUM BUM BAM (hidung berdarah)
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai imaji auditif
Baca
+Pustaka
MEREBUT CINTA USTADZ ABIZAR

MEREBUT CINTA USTADZ ABIZAR

Tiba-tiba ponsel Afura bergetar, ternyata panggilan masuk dari Umi Ima. “Baik Umi, Afura akan ke sana!” Umi Ima ada acara runtinan dengan ibu-ibu kampung setiap minggunya. Untuk mengajari para ibu membaca Al-Qur’an dan membenarkan Tajwid. Dan hanya Afura orang yang di percaya Umi Ima untuk menemaninya. “Ada apa?” “Maaf, aku harus pergi Umi ngajak aku nemenin pengajian.”
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai imaji auditif
Baca
+Pustaka
KUBUAT KAMU MISKIN, MAS

KUBUAT KAMU MISKIN, MAS

Bersambung. Maaf ya teman-teman saya sakit dan sebenarnya gak sanggup pegang Hp. ini nulis juga pake audio. maaf kalau banyak typo nya
10141.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai imaji auditif
Baca
+Pustaka
My Assistant, My Husband

My Assistant, My Husband

“Itu, Pak. Bu Jennie dari bagian lab ingin bertemu dengan Bu Audrey.” “Untuk apa?” Damian kembali bertanya karena bingung, tanpa menghentikan aktivitasnya di bawah sana. “Suruh dia kembali lain kali saja, aku sedang memijat Bu Audrey karena dia sedang tidak enak badan.” Jujur, Audrey agak terkejut juga mendengar improvisasi asistennya. Tapi tidak masalah, yang penting masalah cepat selesai. Untungnya, Damar pun sepertinya sudah akan selesai dan dirinya juga sudah mencapai batas. Setidaknya, sampai lelaki itu tiba-tiba saja berteriak.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai imaji auditif
Baca
+Pustaka
My Wish

My Wish

suara yang sama kembali terdengar. Lagi-lagi Audrey mengangkat wajahnya dan berputar 360° untuk melihat dan mencari siapa yang berbicara, namun benar-benar tak ada orang lain disini, selain dirinya sendiri. Merasa ada sesuatu yang tak benar, Audrey kembali memaksakan diri untuk berlari walau istirahat yang ia lakukan belum cukup untuk mengisi sedikit energi pada sistem tubuhnya.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai imaji auditif
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status