Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kulepaskan Pria yang Tak Menghargaiku

Kulepaskan Pria yang Tak Menghargaiku

Aku agak iri pada bocah gila yang punya energi melimpah ini. Katanya, nama pria ini adalah Elvano. Dia adalah tuan muda dari kalangan elite ibu kota. Saat balapan liar, kepalanya terbentur keras sehingga matanya jadi buta.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai iman velani
Baca
+Pustaka
BENALU

BENALU

Benalu part 58 POV MARTINA “Haduh, gantengnya anakmu, Tin. Muirip bapaknya.” “Iya, masyaallah, wajah bapaknya semua.” “Gemes buanget sama anakmu, Tin. Ganteng.” “Jiplek Bapaknya.”
9.949.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai iman velani
Baca
+Pustaka
GEOVANE

GEOVANE

Ia tidak menyerah untuk kembali berkata, “Kalian ingin pakaian yang bagus? Aku bisa meminta Reynan Wiraatmadja, dia seorang desainer terkenal. Aku akan memintanya untuk membuatkan pakaian khusus untuk kalian yang tidak dijual di tempat lain. Dan pakaiannya hanya akan dibuat dalam jumlah khusus, yang artinya kalian tidak akan menemui orang lain yang memiliki pakaian yang sama dengan yang dibuat khusus untuk kalian.” William benar-benar merasa jengah pada sosok Geovane. Ia meniup wajahnya sendiri hingga poninya bergoyang. Menurutnya, dunia seorang pria terkaya dan anak jalanan seperti mereka berbeda. Geovane yang katanya merupakan pria terkaya di Bumi Ibu Pertiwi tersebut tidak akan paham baga
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai iman velani
Baca
+Pustaka
RIAN RAINA

RIAN RAINA

tanya Rian tanpa menjawab pertanyaan Raina. "Hp gue mati. Lagi dicharge." "Lo tahu berapa lama gue nunggu lo di sini?" "Gak tahu. Kan lo yang nunggu. Lagian lo ngapain sih ke sini?" "Buat lo." Rian menaruh kantung kresek di atas meja membuat Raina segera meraih kantung kresek tersebut lalu membukanya. "Ngapain lo ngasih gue ice cream vanila? Gue gak suka ice cream vanila."
9.352.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai iman velani
Baca
+Pustaka
Vivian

Vivian

Ia termasuk hewan langka hingga sangat terancam jika manusia lain melihat. Vivian diangkat dengan tangan Aglo. Ia berdiri seperti gorila, juga tangannya. Wajah Aglo persis kera dengan mata berwarna toska. Vivian berpegangan di pundak Aglo, ia merehatkan diri dan tersenyum lega. "Terima kasih banyak, Aglo!" ucap Vivian mengeratkan pegangan seperti anak kecil digendong ayahnya.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai iman velani
Baca
+Pustaka
BENALU

BENALU

"Dengar baik-baik, Bu. Bik Karmi ini pekerja senior di sini, selama bekerja puluhan tahun, tak pernah dia membuat kesalahan. Dan kami pun tak pernah berlaku semena-mena pada semua pekerja di sini." Tiba-tiba si Vena datang dari dalam, dan langsung menghampiri Bik Yati, dan melayangkan sebuah tinju diperut wanita bertubuh kurus itu. "Tau rasa kamu pembantu hina!" teriak Vena yang kembali melayangkan tanganya, namun berhasil di cegah oleh pelayan lain. "Hey, kamu! Ngapain kamu ikut campur? Mau kugampar juga?!" Vena membelalakan mata pada Hasan, tukang kebun di rumah ini.
30.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 987 kali sebagai iman velani
Baca
+Pustaka
MENANTU AMBURADUL

MENANTU AMBURADUL

Walau bagaimanapun Evano adalah adik dari Rina. "Nanti kalau Rina sudah dewasa, Rina tinggal di rumah sama Nenek ya." pinta Ibu. "Bukannya Nenek sekarang tinggal bersama Tante Annisa?" "Iya. Tapi Nenek nggak betah. Mau tinggal di rumah kita sendiri aja ya, Rin."
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 300 kali sebagai iman velani
Baca
+Pustaka
Selena

Selena

ucapnya lirih. Ya, itulah kebenaran yang disembunyikan oleh bandit nomor satu di kerajaan ini. Neere adalah nama samaran dari Selena. Sosok yang dilindungi dalam jubah, memiliki rambut perak bulan dan mata merah darah. Bergerak dalam bayang dan cepat seperti kilatan petir.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai iman velani
Baca
+Pustaka
Wagiman

Wagiman

Saat aku, Vina dan Yoga ngobrol tiba-tiba pembawa acara berbicara lagi mengumumkan beberapa kriteria juara lagi. “Juara favorit adalah peserta nomor 18 dengan nama Wagiman,” ucap pembawa acara dengan meriah. “Maaaannnn… kamu berhasil menang,” ucap Vina sembari loncat-loncat. “Emang kenapa kalau berhasil menang?” tanyaku dengan respon datar. “Kamu bakal dapat uang dan pekerjaan dari agency,” jawab Vina dengan antusias. “Alhamdullilah..,” ucapku sembari berteriak dengan senang.
9.29.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai iman velani
Baca
+Pustaka
GRACIAGAVINO

GRACIAGAVINO

balas Gavin membuyarkan lamunannya dan beralih mengikuti Cia "Bang Alan" teriak Cia "lihat nih gue bawa adek Lo"teriak Cia bersemangat, "Siapa" balas seseorang keluar dari sebuah ruangan menghampiri Cia. "Eh bang Bian" kata Gavin sambil bersalaman ala laki-laki gitu tau lah kan. Oh ya nama Alan itu adalah Alandra Biantara. Pangilan Alan cuma Cia seorang yang mengunakan itu.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai iman velani
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status