Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LEAK

LEAK

TUMBAL Kutatap mega kian menghitam Kelam berbalut shyam, hening Tak kudengar lagi suara rintihan Tiada lagi suara lolongan anjing liar Hanya gelap, tak ada siapa pun Yang hitam semakin pekat Yang kelabu semakin gelap gulita Tiada warna maupun rupa, hanya akara semata Semakin hening semakin syahdu Hanya ada aku dan semilir angin Di antara gemericik rinai menimpa daun Kidung malam mengalun perlahan Paksa menyinari sosok hitam Terkubur di antara pepohonan Andam karam di gelap malam Membawa janin manusia suci
9.916.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 451 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
Yang tak terlupakan

Yang tak terlupakan

jawab Leni dengan ke bingungan . " Teteh ga pernah sih rasain gimana rasa nya di hancurin kaya gitu sama Perempuan lain, Manda aja yang cuma Anak ngeliat Papa sama Mama Manda di rebut sama Perempuan lain ga terima dan kalau ketemu manda ga perduli mau masuk penjara sekali pun. Kalau Teteh bilang Teteh hancur . Dia yang di sana lebih hancur wajar kalau dia marah, harus nya Teteh sadar diri . Sudah lah jangan ngomong sama Manda, Manda ga pernah ngebenerin perselingkuhan kaya Teteh, mau Teteh temen Manda atau pun bukan, yang nama nya ngerebut ke bahagiaan orang lain itu salah, dan tetep salah."
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
Cinta Abadi

Cinta Abadi

Meski waktu datang dan berlalu sampai kau tiada bertahan Semua tak kan mampu mengubahku Hanyalah kau yang ada di relungku Hanyalah dirimu mampu membuatku jatuh dan mencinta Kau bukan hanya sekedar indah Kau tak akan terganti (tak akan terganti)
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
BROKEN

BROKEN

Bibir Dev melengkung lebar dengan mata berselimut kaca. The End
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 356 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
Pilihan yang Menghancurkan

Pilihan yang Menghancurkan

Dengan tangan gemetar, aku menyelipkan tanganku ke dalam jasnya dan menemukan sebuah ponsel terkunci yang belum pernah kulihat sebelumnya. Aku mencoba tanggal ulang tahun pernikahan kami. Tanggal perkiraan kelahiran putra kami. Tidak berhasil. Dengan rasa pahit yang menekan, aku memasukkan tanggal ulang tahun Selena. Ponsel itu terbuka.
25.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 729 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
Cinta yang Angkuh

Cinta yang Angkuh

Sudah lewat tengah malam. 'Aku nggak akan biarkan kamu pergi begitu saja dari aku, Patricia.' Andi jalan naik ke kamar dengan tatapan penuh tekad. Andi akan tinggalkan jejak cinta yang begitu dalam, sampai wanita itu nggak akan pernah lupakan dia seumur hidup. Bahkan jika Patricia kembali ke suaminya, dia harus tetap ingat pelajaran cinta darinya. “Mmm!”
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
WITHERED

WITHERED

Benda yang ia yakini akan kembali pada pemiliknya suatu hari nanti. Cincin pernikahan tanpa ukiran atau permata apapun. Hanya cincin emas polos yang begitu pas dipakai jari manis Arini. "Ku mohon jangan pergi ke tempat di mana aku tak bisa menjangkaumu, Yang." Begitu pelan Ken berucap. Bahkan, telinga kecil yang lelap di sampingnya tak akan mendengar.
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 590 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
The endlessly

The endlessly

Lanjutnya. "Kau cidera. Saat aku sakit, aku yakin kau juga akan melakukan hal yang sama padaku." Kata Kenzo begitu yakin. Mirai memicingkan matanya, bagaimana Kenzo bisa memiliki kepercayaan diri yang begitu super? Ya Tuhan. . . . Penyakit terlalu percaya diri adalah jenis penyakit yang sulit di sembuhkan dan bersifat menjengkelkan. Mirai tidak tau harus menangis atau tertawa.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
DENDAM

DENDAM

Terlihat sebuah konten yang di tarik kembali, hingga tidak terlihat apa yang si nomor tanpa nama ini kirim ke Alena. Hanya Alena dan si pengirim yang tahu. Namun dari segi percakapannya, sepertinya tanpa nama begitu ingin membuat Alenaku sakit hati. "Kita lihat saja nanti, aku seorang yang ambisius. Sebelum membuat lawannya hancur, aku tidak akan mundur." Itulah pesan terakhir si tanpa nama kirim, tepat sehari sebelum kematian Alena, selama ini Alena bahkan tidak pernah mengatakan apapun kepadaku.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 910 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status