Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Verb 1 (kata kerja satu): simpel present Verb 2 (kata kerja dua): past Will : future Would : past future Have : present perpect Had : past perfect (Am, is, are/ tobe present + Verb ing) : present continuos (Was, were/ tobe past + Verb ing) : past continuos Kalau dengan nyanyian "I do" Dini tinggal hafalin nyanyiannya dan analisis sendiri. Misal pada lirik pertama "I do" Ini bisa di analisis sebagai rumus tenses dengan kata "I" yang berarti saya sebagai subjek dan kata "do sebagai verb atau kata kerja. Karena kata "do" termasuk dalam verb satu. Jadi kesimpulan rumus yang didapat adalah S + V1 ( subjek + verb1). Ini ada lah rumus simpel present tense.
104.6K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as undeterred
Read
+Library
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

teeeeth! Tawa mereka seketika terhenti, saat sebuah klakson mobil berbunyi lumayan panjang dan bising. "Itu, kita sudah dijemput, Ma. Ayo pulang!" ajak Ayah yang tiba tiba langsung berdiri saja. "Loooh, kok sebentar Ayah?" tanya Evan saat juga melihat Mama mertuanya juga ikut bangun dari kursi yang di dudukinya. "Kapan kapan kita bisa datang lagi kan, dekat ini kok," jawab Mama diplomatis sekali.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as undeterred
Read
+Library
Penantian yang Tak Kunjung Datang

Penantian yang Tak Kunjung Datang

Tak lama kemudian, sebuah mobil berhenti di sampingnya. Kaca jendela turun, menampakkan wajah Alex yang dingin dan tampan. "Naik." Teresa seolah tidak mendengarnya. Dia terus menyeret tubuhnya yang berat berjalan di tengah hujan. Alex mengernyit dan nada bicaranya jadi semakin keras, "Naik." Teresa berhenti melangkah dan mengangkat wajahnya yang pucat pasi untuk menatapnya. "Nggak perlu repot, Pak Alex. Aku cuma seorang sekretaris saja."
8.9127.9K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as undeterred
Read
+Library
Jodoh yang Tertunda

Jodoh yang Tertunda

Suara Mas Ardan melemah. Aku menoleh, menatap langsung ke kedua bola matanya. “Aku tak ingin seperti ini, Mas. Kalau kamu tidak berubah, maka aku yang akan terus berubah. Ingat itu!” tegasku. ***
102.5K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as undeterred
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

tanya Speranza. Caiden mengepalkan tangannya dengan kuat. Dia melepaskan cengkramannya dari dagu Speranza. "TIDAK AKAN PERNAH!!" bentak Caiden membuat Speranza memejamkan matanya. Speranza berdiri menghadap Caiden. "Kalau begitu bersiaplah menerima perubahan karena dunia penuh dengan perubahan," kata Speranza dan berjalan menuju kamarnya.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as undeterred
Read
+Library
Terpaksa Bertahan

Terpaksa Bertahan

ucapku sambil beranjak pergi "Iya Mah," Bersambung Jangan lupa subscribe dan bintang nya,, Terimakasih ❤️
3.0K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as undeterred
Read
+Library
VERDINDA

VERDINDA

tanya Dinda membuat Verdi mematung seketika. "Jika Tuhan menghendaki, aku bakalan tetap sama kamu." "Kamu sanggup nunggu delapan tahun lagi?" tanya Verdi menatap lemah. "Inshaallah, bantu aku buat bisa bertahan selama itu, Ver." kata Dinda mendapat anggukan, mereka tersenyum puas sekarang. Semoga Tuhan mengabulkan. **
103.7K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as undeterred
Read
+Library
Hold off

Hold off

"Tapi gue engga ngapa-ngapapin! Kita bisa preskon atau klarifikasi." "Enggak semudah itu. Pasti ada pro kontra. Walau udah klarifikasi kontrak enggak bisa balik." "Gue enggak peduli kontrak balik apa enggak. Yang penting nama gue kembali bersih." Hansol melipat bibir, dia menghembuskan nafas panjang sambil menggeleng. "Perusahaan sudah mengambil keputusan." "Apa?" "Lo di nonaktifkan sementara dari dunia entertaiment."
4.1K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as undeterred
Read
+Library
Menentang Dunia

Menentang Dunia

Ayahnya meninggalkannya duruangan tersebut sendirian dan tidak mengatakan satu katapun. Dia tahu bagaimana sifat ayahnya jika sudah berkata tidak maka, tidak akan pernah mengubah keputusannya. Xuan tidak menyerah begitu saja, dia berjalan menuju kediaman ayahnya. Dia berlutut di depan kamar ayahnya, agar ayahnya melihat tekad juga keseriusannya dan mau menyetujui permintaanya.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as undeterred
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status