Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

Prolog : Setelah hujan reda kami lanjutkan perjalanan untuk pulang dan aku langsung masak makanan favorit anak kost adalah ‘indomie seleraku.’ Malamnya kembali hujan rintik-rintik datang dan membasahi teras halaman kost ku, petir yang begitu kuat, dan tiba-tiba lampu padam dan aku kesulitan untuk mencari lilin. Berharap lampu akan menyala malam ini tapi hampir 2 jam, belum nyala juga. Aku hampir terlelap dan hujan juga mulai redah dan esok pagi aku bangun kesiangan karena lelahnya semalaman. Karena aku bangun kesiangan dan akhirnya aktivitas menjadi tidak terlaksanakan. Aku kesal dan ingin memarahi diri sendiri karena terlanjur bangun kesiangan dan hanya bisa rebahan tapi sepertinya dia tak
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
Satu Kalimat Abadi yang Tak Berubah

Satu Kalimat Abadi yang Tak Berubah

Tiba-tiba sudut matanya basah. Dia teringat pada ucapan ibunya dulu, “Mutiara yang lahir dari penderitaan memang indah, tapi kita bukan makhluk lemah yang bersembunyi di balik cangkang. Kita bisa terus melangkah ke depan. Mutiara itu, pada akhirnya, tak sepenting itu.” Sama seperti dirinya, yang telah meninggalkan cinta palsu yang dulu terlihat begitu hebat. Di balik kilauannya, Cindi tahu cinta itu sudah busuk dan mati.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Dendam

Cinta Dalam Dendam

Lucia perlahan mengemudikan van menjauh, menuju sudut yang lebih tenang untuk menunggu mereka. Zeno menoleh ke arah bangunan di belakangnya dan sangat kagum betapa indahnya bangunan itu. 'VIBEZ MEDIA' terpasang sebagai tanda perak di atas gerbang tembus pandang berwarna perak, dan bangunan di balik gerbang itu seputih salju. "Ayo, kita menjadi bintang selanjutnya," Ida menepuk bahu Zeno dan berjalan menuju gerbang.
882 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
Rindu yang Membunuh

Rindu yang Membunuh

Lebih lirih “Ay…” Panggilan itu… nada itu, itu panggilan sayang Adrian dulu padanya, Ayla sempat tertegun mendengar itu, ia menatap mata Adrian sayu, emosinya bercampur seolah memori kebersamaan mereka dipanggil ke momen itu, begitu juga Adrian. Adrian kembali meraup bibir Ayla dengan bibirnya, kali ini bukan kasar, kali ini lebih lembut, lebih… rindu.
595 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
SELINGKUH

SELINGKUH

Bersambung. Jangan lupa untuk tinggalkan komentar dan Rate! Terima kasih dan salam manis dari Cherry yang manis. 🍒🌸♥️
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Perjanjian Yang Tak Terlupakan

Tepat setelah mengatakan kalimatnya, Ernest merobek surat perjanjian itu didepan wajah Hiraya. Buka hanya satu kali, pria itu justru merobeknya berkali-kali hingga menjadi kepingan. "Kita tidak membutuhkan surat ini lagi karena bagiku pernikahan kita berlaku untuk selamanya. Aku mencintaimu Hiraya Carlisle, kau milikku sekarang dan selamanya!"
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
Adinda

Adinda

Menimbulkan pekikan yang tertahan. Cairan merah kental mengalir di bawah sana. “Maafkan aku Sayang. Kamu harus tetap menjadi milikku.” Giyo mengelus pelipis Adinda yang tampak mengeluarkan buliran peluh bening. “Setelah ini aku janji. Tidak akan wanita lain lagi hati dan hidupku, kecuali kamu yang meninggalkan aku.” “Aku cinta sama kamu Adinda.” “Terima kasih, ternyata kamu tidak pernah berbohong. Kamu benar-benar masih suci. Terima kasih.”
1018.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 614 kali sebagai indelible
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Adiarizki
Soalnya bagiku, kalian yang setia mengikuti ceritaku adalah yang terspesial jadi aku juga enggak mau panggil kalian semua dengan sebutan yang monoton. Maunya juga beda dari yang lain dan spesial, hehehe. Sudah dulu, ah! Kebanyakan bacot jadinya Autoa, kebablasan terus, wkwkkwkwk.
Kejora Bersinar
Terima kasih sudah menghadirkan cerita yang berbeda, Toa.🙏💗💗 Kalau selama ini aku baca kisah CEO/Molioner. Orang kayalah inti nya, talernyata sama Autoa kehidupan sederhana jadi cerita yang menarik dan enak dibaca.❤❤❤🤗
Baca Semua Ulasan
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

"Mela, mantan pacarmu itu sedang berbulan madu di Maladewa! Dia memamerkan kehidupan pernikahannya sekarang," Damar melihat foto-foto itu. Ia mengenali gaun mahal yang dipakai Mela dan cincin berlian yang melingkar di jari manisnya. Itu adalah cincin yang sama dengan cincin yang pernah dia lihat di toko perhiasan ternama. Tentu saja harga cincin itu sangat mahal karena limited edition. Hatinya sedikit bergetar. Sebuah perasaan aneh muncul dalam dadanya. Campuran antara iri, penyesalan, dan kekaguman. Damar tidak pernah menyangka Mela akan bangkit dan memiliki pria lain.
728 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai indelible
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status