Gantari
" Ucapanku tersendat saat tanpa takut dan merasa jijik Sekar menarik ekor tikus itu kemudian mengangkatnya. Tepat saat tikus itu mencicit di depan wajah, gadis itu tersenyum. Entah apa yang ada dalam pikiran gadis itu. Dia tetap tenang sementara aku terus berteriak ketakutan.
"Sekar, lepaskan saja itu. Ayo, kita pulang."
Perlahan gadis itu meletakan kembali ke tanah kemudian mengajakku kembali menembus kebun jagung itu.
Kebun jagung ini begitu sunyi, bahkan sama sekali terdengar hewan-hewan kecil yang biasa di kebun. Aku juga heran, kenapa Sekar saat mengangkat tubuh tikus itu sepertinya sama sekali tidak takut padahal setahuku saat kecil dia sangat takut dengan hewan itu. Namun, tadi aku ba
Hot Chapters