Cintaku Tak Menuntutmu untuk Pulang
Hanya saja, saat memandang Keira, dia masih tetap berkata dengan nada marah, “Keluar dulu kamu. Lain kali, jangan sentuh barangku tanpa seizinku.”
“Maaf, aku nggak akan melakukannya lagi.”
Keira menunduk dan langsung berjalan keluar dari ruang baca tanpa membantah. Setelah keluar dari ruang baca, dia langsung masuk ke kamarnya. Dia berbaring di atas tempat tidur dengan benak dipenuhi surat cinta yang dilihatnya tadi.