Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Melangkah Keluar dari Masa Lalu

Melangkah Keluar dari Masa Lalu

Yuni yang mengikutinya pulang, buka suara perlahan-lahan. "Vivi, jika kamu ingin ikut menghadiri pesta ulang tahun, kamu bisa memberi tahu Jacky secara baik-baik. Apalagi kalian adalah saudara yang tumbuh dewasa bersama. Bagaimana mungkin dia tidak mengizinkanmu masuk?" "Trik bunuh diri hanya bisa dipakai sekali, tapi kalau dipakai dua kali, orang lain pasti menganggap itu tipu muslihat."
10.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai ingus tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
Cintaku Tak Menuntutmu untuk Pulang

Cintaku Tak Menuntutmu untuk Pulang

Hanya saja, saat memandang Keira, dia masih tetap berkata dengan nada marah, “Keluar dulu kamu. Lain kali, jangan sentuh barangku tanpa seizinku.” “Maaf, aku nggak akan melakukannya lagi.” Keira menunduk dan langsung berjalan keluar dari ruang baca tanpa membantah. Setelah keluar dari ruang baca, dia langsung masuk ke kamarnya. Dia berbaring di atas tempat tidur dengan benak dipenuhi surat cinta yang dilihatnya tadi.
930.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai ingus tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

Tak ada koneksi, sudut layar ponselnya menampilkan bar kosong yang dingin. Setya menelan ludah. Lokasi pintu keluar ada di belakang Chad, sinyal mati, dan bantuan tak akan datang dalam waktu dekat. Saat ini mereka sedang terkunci di dalam sangkar maut bersama sesosok monster yang sedang mengamuk.
843 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai ingus tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
Sukses setelah ditalak Tiga

Sukses setelah ditalak Tiga

Suara Ines terdengar lemah. "Sama-sama. Nggak masalah soal itu. Cuma tujuan dia emang cari lo, deh, Kak. Kenapa nggak lo temuin, sih!" Inge masih mengintip, memastikan Kemal tak kembali ke gedung apartemen. "Gue nggak mau ketemu dia." Jawaban Ines membuat Inge menghela napas. Ia lantas menyudahi obrolan lalu merapikan kembali unit apartemen sederhana dua kamar tempat ia dan Ines tinggal.
1026.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 822 kali sebagai ingus tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
Terjerat Hasrat Tuan CEO

Terjerat Hasrat Tuan CEO

Ia seperti terpaku tanpa bisa mengatakan apapun. “Keluar dari ruanganku!”
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai ingus tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

Fatim hampir menarik pintu dengan keras, saking kagetnya, Namun beruntung dia cepat cepat bisa menguasai dirinya. "Gitu aja kaget, emang kamu kenapa, keluar ruangan kok kayak habis nyuri, pelan pelan gitu?" Nilla bertanya dengan suara yang lumayan keras, berulang kali dia berusaha menengok ke dalam ruangan, Namun keburu di tutup Fatim.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai ingus tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
Kesalahan yang Tak Terhindarkan

Kesalahan yang Tak Terhindarkan

*Warning 21+* Beberapa adegan mungkin akan menimbulkan perasaan tidak nyaman untuk sebagian orang. *** “Rico, lu beneran gak akan masuk dulu?” tanya teman wanitanya. “Gak lah, gw mau pulang aja cape. Bye ya duluan.” Rico melambaikan tangannya. Dia pun segera memacu mobil menuju rumahnya.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai ingus tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
Sisi Lain Pelakor

Sisi Lain Pelakor

teriakku lagi. Aku luruh di dekat pintu,air bah turun tanpa bisa dibendung. Aku ingin segera pergi dari sini,tapi bagaimana caranya? Sedang ruangan ini tak ada jendelanya. Hanya ventilasi yang terletak sangat tinggi. Aku tak akan sampai. Lagi pula ventilasi itu tak cukup untuk kulalui.
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai ingus tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
Exit

Exit

tambah April yang sepertinya mengasihani ekpresi wajahku yang kebingunan, bengong, plonga-plongo seperti manusia paling bego yang sedang berhadapan dengan orang sejuta akal seperti April. Siswi perempuan itu masih ada di dalam bilik toilet. Aku ingin membuka suara, membalas segala omongan April dengan pendapatku yang meski buruk tapi berusaha untuk membuat April membuka suara. Namun belum juga membuka mulut, pintu toilet depan didobrak dari luar. Thanks for reading.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai ingus tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
Menantu yang Tak Diinginkan

Menantu yang Tak Diinginkan

Karena jika yang lainnya ingin keluar, tentu harus meminta izin langsung dengan Wasida. Sedangkan Mia tidak perlu meminta izin, karena memang ia bisa keluar masuk sesuka hati. Tapi di lubuk hatinya, ia benar-benar tak ingin ikut campur dengan semua permasalahan ini. ia hanya Inging hidup dengan tenang!
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai ingus tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status