Balada Asmara Biduan Dangdut
ucapku gugup dan mengipas-ngipas tangan.
“Nah, gimana tadi? Mau ngomong apa kamu, Kir?”
“Oh ya, jadi begini, Mbak Inul. Karena ada alasan tertentu, aku terpaksa harus keluar dari Tak Usah Kau Risau Rumput Tetangga Masih Hijau.”
“Apa?” Mbak Inul tercengang. “Kenapa-kenapa?”
“Mmm, karena aku mau pulang kampung.”
“Lho, pulang kampung sebentar ambil cuti libur kan bisa?”