Noda di Seragam Putriku
Aris kembali membuang nafas dan mengacak rambutnya.
"Dia memang cantik, semua pria pasti akan suka," gumam Laila lemah.
"Kecuali aku," sahut Aris kilat.
"Tidak mungkin," cibir wanita yang menatap lurus ke depan itu.
"Standar cantik setiap orangnya berbeda, Laila. Kalau menurut mereka cantik itu wanita yang membuka auratnya, menurutku justru tidak. Wanita seperti itu malah tidak ada nilainya sama sekali. Kamu harus tahu, kenapa aku jatuh cinta sama kamu. Ya, karena cantik menurutku itu seperti istriku ini." Aris menyentuh tangan Laila, awalnya Laila sedikit menarik tangannya tapi Aris mengeratkan genggamannya.
Hot Chapters