Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

Kenzo-pun berkata layaknya puisi. "Wah Kenzo, aku tidak menyangka, sajak puisimu begitu menyentuh jiwa." ejek Leon sambil tertawa. "Jaga dia, dia gadis yang baik. Jangan pernah sakiti dan kecewakan dia, bahkan sampai membuatnya menangis," kata Kenzo sambil mwmbaca bukunya.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai inspirasi puisi senja
Baca
+Pustaka
Antara Fajar dan Senja

Antara Fajar dan Senja

Eh, iya jamber sih dikumpulinnya? Nika – Jam 12 siang ini. An, gue butuh inspirasi ini gimana caranya nambahin artikel? Ana – Saran gue sih lo liat aja dapusnya. Ntar ambil aja dari dalem dapusnya yang kira-kita cocok sama tema yang elo angkat. Nika – Oh okeeeee makasih yaaaa. SEMANGAT YOOOO! Nika pun kembali asyik dengan laptopnya. Tiba-tiba ada pesan masuk dari Aldi.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai inspirasi puisi senja
Baca
+Pustaka
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

Seakan tak puas rasanya menatap langit yang bertaut dengan ujung laut, menikmati aroma angin yang menusuk penciuman, menikmati debur ombak yang menghasilkan riak putih seperti buih, menikmati senja dengan langit yang men-jingga, menikmati kepakan camar putih yang terbang menukik menyambar mangsa, menikmati hasil karya Tuhan yang membuatnya selalu takjub dan terpana, tanpa sadar lisannya berdecak, lantunan tasbih mengalun memuja-Nya. Arsen Guntara seorang pria tampan yang kini menjelma menjadi pecinta senja, entah sudah beberapa purnama ia menghabiskan senja dengan secangkir cappucino atau latte, duduk di pinggir pantai di atas bebatuan, lisannya merangkai ayat-ayat Al-Qur'an, lalu memindainy
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai inspirasi puisi senja
Baca
+Pustaka
Sepuluh Senja Terakhir Asa

Sepuluh Senja Terakhir Asa

Regan melingkarkan tangannya ke pinggang Sei. "Tergantung dulu waktu senja aku lagi sama siapa. Kalo sama kamu ya ga buang-buang waktu. Kalo sama yang lain liatin senja kaya gini ya buang-buang waktu aku." Jelas Regan panjang. Sei tersenyum pahit, cewek cantik itu menyampirkan rambutnya ke telinga. "Kalo suatu saat kamu lihat senja bukan sama aku, gimana?" Sei memeluk lengan Regan.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai inspirasi puisi senja
Baca
+Pustaka
Kemarau Di Ujung Senja

Kemarau Di Ujung Senja

Seberkas kesempurnan mulai tercipta Bukan hanya sekedar fatamorgana Namun kegemilangan yang kan jadi nyata Di sini … Di lubuk hati ini Kamu kan tumbuh dengan keindahan tak terperi Membawa kesejukan yang membuat lupa diri Dan kan menepi Jika tak disayangi Kurang dicintai Apakah engkau mengerti? Segala rasa dalam sanubari Yang memintamu tuk hadir di sini Tuk menenemani Agar mengasihi Karenamu .… Ku jadi begini Kuharus dapatkanmu Apapun yang terjadi! Kenapa aku membaca puisi ini, seolah puisi ini untukku? Siapa yang membuatnya? Semua karangan puisi yang aku buat, aku tidak pernah menemukan puisi yang seindah ini.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai inspirasi puisi senja
Baca
+Pustaka
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Akhir-akhirnya gue nangis bombay nggak jelas lagi. I ‘m ok, aku tak ingin mendengar kata-kata motivasi Aku baik-baik saja tapi kenapa orang-orang yang jadi pusing? Perpisahan memang terasa sulit, membuat hati sedikit tergores Tapi ini akan baik-baik saja dalam ½ hari ke depan.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai inspirasi puisi senja
Baca
+Pustaka
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Kilau sinar di pagi hari Sambut jiwa yang penuh ambisi Memulai langkah mengarungi Masa depan yang cerah dinanti Kumulai dengan langkah pasti Menatap cahaya sang mentari Denyut nadi yang tak henti Menapak langkah teguhkan hati Tentang harapan tentang cita Walau jauh kan ku tempuh jua Setinggi bintang hias angkasa Ku akan tetap tuk menggapainya Sejuta langkah tuk meraihnya Seluas lautan keringatku Tak akan pernah pedulikan Ku akan raih semua impian Oleh: wawan setiawan * “Aku menyukai ekspresi yang tersurat. Ada kegigihan yang dituangkan dalam tiap katanya,” gumam Joya. “Ajaib, Indonesia memiliki banyak pujangga muda yang berbakat. Puisi itu adalah salah satu kesukaanku.” Virgo menuangkan kemb
1088.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai inspirasi puisi senja
Baca
+Pustaka
Di Ujung Senja

Di Ujung Senja

Mengelus lembut rambut perempuan terhebatnya itu dan mengecup puncak kepalanya penuh cinta. “Terima kasih sudah ada dan mau berkomitmen untuk menemaniku di usia senjaku, Sayang. Kamu adalah matahari pagiku, matahari yang menyadarkan aku bahwa di ujung senja yang kemudian menggelap itu, masih akan ada mentari yang bersinar cerah keesokan paginya. Dan mentariku adalah kamu.” ----------------------------------------- END ------------------------------------------
9.9266.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.8K kali sebagai inspirasi puisi senja
Baca
+Pustaka
Senja di ufuk barat

Senja di ufuk barat

Dia sudah terlelap dalam mimpinya untuk menyambut hari esok. Pagi itu Glyn bangun dengan perasaan sangat segar. " Udara disini sejuk..." Gumam Glyn. "Aku akan berjalan-jalan sebentar." Ucapnya. Glyn berjalan menyusuri danau yang ada didekat villa. Dia berjalan sambil melihat pepohonan yang berdiri tegak berjajar disana. Dia hanya memperhatikan pepohonan yang hijau dan tak melihat jalannya. Dia tak menyadari bahwa didepannya ada lubang kecil yang membuat kakinya terperosok dan jatuh, namun seseorang menangkap badannya dengan sigap.
9.92.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai inspirasi puisi senja
Baca
+Pustaka
Cinta Seorang Pria

Cinta Seorang Pria

Dan senja pun mulai perlahan menjauh membawa serta sang surya yang mulai lelah bersinar dan ingin kembali ke peraduannya. "Kenapa kamu selalu menyukai matahari terbenam?"Kemal memulai obrolan dengan pertanyaan. "Karena senja akan membawa pergi cerita kita hari ini dan akan kembali lagi dengan sebuah harapan baru dipagi esok hari." Kemal tersenyum tipis mendnegar kalimat puitis dari gadis yang biasanya jutek ini." Puitis sekali, seharusnya kamu jadi pujangga saja daripada psikiater anak."
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai inspirasi puisi senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status