Kamalila (Kama & Kalila)
Senyum tipis terbit di bibir Kalila saat membaca sebaris kalimat yang tertera di surat itu, biarlah dia menyambungnya.
"Kama, aku mengenalmu sudah sangat lama, aku memendam perasaan ini hanya untukmu, aku berharap suatu hari semenjak aku bertemu denganmu kamu akan membalas perasaanku dan mengukir kisah manis kita berdua.. tapi aku tau itu tak akan terjadi karena kamu tak pernah menganggapku... lebih dari seorang teman" kalimat terakhirnya Kalila berbisik begitu pelan supaya Kama tak mendengar apa yang dikatakannya. Tidak, Kalila bukan membaca surat di tangannya, dia tengah mengukir kata-katanya sendiri untuk Kama yang tak memperhatikannya justru melihat pemandangan di bawah sana.
Hot Chapters