Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Keesokan Harinya “Iya Bu kami baik-baik aja di sini” Ucap Mama Damar di telpon, Nenek Damar dari jauh akan berkunjung karena sudah lama sekali mereka tak pernah bertemu. Apalagi setelah Papa Damar bangkrut ia tak pernah di izinkan untuk bertemu dengan Ibunya sendiri, Karena Papa Damar tak begitu menyukai sosok mertuanya itu. Setelah bangkrut Papa Damar meminta modal Pada mertuanya namun bukannya di beri ia malah di maki-maki karena kebiasaan Papa Damar yang suka berjudi. Hal inilah yang membuat Papa Damar begitu sakit hati.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 190 Times as isekai mama
Read
+Library
Home

Home

Terbata, Issy melanjutkan, "M-M-Mama hilang.." "Yaudah, sini Om bantu cari Mama." Ersa merasa ada sesuatu yang janggal saat melihat Issy. Dia gagap, tidak menatap lawan bicaranya, dan lambat dalam berpikir atau mencerna kata-kata. Ersa berdiri lalu menggandeng tangan Issy untuk berjalan mengelilingi supermarket. Mencari sosok Mutia yang hilang dari jangkauannya.
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 455 Times as isekai mama
Read
+Library
AMORAGA

AMORAGA

"Enggak Amora. Kamu gak jahat. Kamu hanya gak tahu. Laipula, Mama dan Ayah pasti senang lihat kamu tumbuh dengan baik. Kamu jadi anak yang cantik, Amora. Kamu mirip Mama." Keduanya saling melepas rindu. Raga ikut tersenyum karena berhasil mempertemukan Amora dengan keluarganya. Tak lama, ponsel Raga berdering. Raga pamit keluar untuk mengangkat telepon. "Halo, kenapa, Ka?" tanya Raga saat tahu sang penelepon adalah Saka, temannya. "Gawat, Ga. Markas baskara hancur. Gue sama yang lain baru dikasih tahu Ethan, kalo Jeha sama anak buahnya yang ngelakuin itu."
109.2K viewsOngoingAdded to Library 311 Times as isekai mama
Read
+Library
MENANTU PILIHAN MAMA

MENANTU PILIHAN MAMA

“Hikss,, Mama minta maaf, nak! Mama…” “Sstt.. Mama kenapa minta maaf?! Mama tidak ada salah apapun ke Melody!” Melody ikut berlutut menyamakan tubuhnya dengan sang Ibu. Ia paling tidak bisa melihat orang tuanya bersedih, apalagi menangis karenanya. Melody mengusap air mata yang membasahi kedua pipi Ibunya dengan lembut. “Mama kenapa nangis, hm? Ini kan hari bahagia Melody.”
933 viewsOngoingAdded to Library 36 Times as isekai mama
Read
+Library
Terjerat Gairah si Om Suami

Terjerat Gairah si Om Suami

Siska menggigit bibir bawahnya, mencoba menahan getaran tubuhnya. “Aku… aku cuma… kadang… ngerasa Jena tuh… terlalu ikut campur. Terlalu berani banget ngelawan aku dan Mama kamu." Ibas menyipit. “Dan itu cukup buat kamu benci dia?” “Aku nggak benci!” potong Siska cepat, nyaris panik. “Aku cuma… nggak nyaman…” “Nggak nyaman sampai Mama dan kamu bisa pake itu buat nyudutin dia?”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as isekai mama
Read
+Library
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

terang Ambu sambil berjalan beriringan menuju ruang makan. Aku tersenyum. Kedatangan mereka langsung kusuguhkan dengan makanan yang sedari pagi sudah menunggu. Untunglah cepat datang, jadi masih hangat dan nikmat untuk disantap. "Maaf, Ambu. Ada masalah kecil di sini, jadi Ayu gak sempat mengabari," timpalku, beralasan. Ambu kembali menyunggingkan senyumannya. Sikapnya yang hangat membuatku teringat almarhumah Mama. Aku menganggapnya Ibu sendiri, karena memang kemiripan banyak sekali di antara mereka.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as isekai mama
Read
+Library
JODOH PILIHAN MAMA

JODOH PILIHAN MAMA

“Mas, ini Mama...” Sarah datang mendekat dengan seorang wanita paruh baya yang perawakan sedikit gemuk, jauh dari bayangan Aditya. Semula, pemuda itu membayangkan kalau mama Sarah tentulah mirip sosialita. “Selamat siang, Tante,” sapa Aditya seraya menyalami mama Sarah. Wanita itu hanya mengangguk, tanpa berucap sepatah kata. Bahkan, roman mukanya pun hanya dingin.
1044.7K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as isekai mama
Read
+Library
Suami Anak Mami

Suami Anak Mami

celotehnya dengan riang dalam pelukanku. Aku buru-buru menghapus air mata saat tubuh kecil kesayanganku melepaskan pelukannya. "Pantas mama lama sekali bikinin susunya! Mama matanya perih ya, sakit?" ujarnya dengan lucu membuatku terkekeh. "Raisa mau bantuin mama bikinin susu punya Raisa?"
3.1K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as isekai mama
Read
+Library
LIKA-LIKU HIDUP MAMAN

LIKA-LIKU HIDUP MAMAN

Bagi Maman malam adalah waktu yang menakutkan baginya, menakutkan dalam arti dia tidak bisa menikmati kedamaian malam seperti yang orang lain rasakan. Setiap setelah sholat Isya dia mulai takut untuk tidur karena saat dia memejamkan mata yang ia rasakan justru rasa pengap dan kebosanan sehingga ia lebih memilih untuk terjaga menunggu datangnya pagi.
9.614.5K viewsOngoingAdded to Library 332 Times as isekai mama
Read
+Library
DENDAM IBU TIRI

DENDAM IBU TIRI

pekik Oma Siska. "Oma ini kenapa sih? Ada yang Oma sembunyikan dari aku ya?" cecar Amaliya. "Amaliya. Kamu harus ingat, jaga perasaan Mama kamu," dalih Oma. "Gimana kalau dia tahu, kamu membantu musuh besarnya," seru Oma Siska. Oma pun. langsung keluar dari kamar cucu kesayangannya itu dengan kesal.
5.58.5K viewsCompletedAdded to Library 194 Times as isekai mama
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status