ISTRI CEO
Aku kembali menghampiri mama, papa pun ikut duduk di samping mama.
“Hanum, maaf,” ucap papa lirih, ia memegang tangan mama, tetapi mama menariknya dengan cepat.
“Bawa wanita itu pergi dari sini, ini rumahku kalian tak pantas disini.” Mama mengalihkan pandangannya dari papa.
“Hanum, terima Mayang menjadi istriku,” pinta papa tanpa rasa bersalah, sepertinya urat malu sudah tak ada di otaknya.