Setelah Aku Kaya, Suamiku Mati Gaya
Sungguh rasanya aku ingin memeluknya, pengganti raga Bapak yang sudah tiada.
"Pa, apa aku boleh peluk papa? Jujur aku kangen Bapak," tuturku membuat langkah kaki Papa mertuaku terhenti. Lalu dia menghadapkan tubuhnya ke arah aku berdiri.
"Inggit, kamu itu menantu yang baik, yang telah dipilih Tuhan, Pram sangat beruntung memiliki istri seperti kamu, peluklah Papa mertuamu ini, anggaplah aku seperti bapakmu," ungkap Papa Satria membuatku terharu. Dengan cepat aku menyergap tubuhnya.
ตอนยอดนิยม