Karma(penyesalan)
"Kau kenapa sayang? tanya Herman khawatir. Amira hanya mendudukkan tubuhnya dikursi, kepalanya disandarkannya ke belakang. Keringat dingin bercucuran.
"Entahlah mas, aku merasa sangat lemas. Jawabnya pelan.
"Kau terlalu makan pedas tadi, jadi begini akibatnya."Herman terus mengusap kepala Amira yang duduk lemah.
"Amira kenapa?" tanya Adinda yang baru datang dengan membawa minuman ditangannya. Amira membuka matanya perlahan. "Tak apa Ania, aku hanya sedikit lemas, mungkin karena kebanyakan makan pedas tadi" ucapnya sambil memejamkan matanya.
Hot Chapters