Cinta, Dendam, dan Takdir
Dengan nada tidak sabar, dia berkata, "Jangan pikirkan dia. Hari ini ulang tahunmu, jangan biarkan orang yang tak pantas mengganggu kebahagiaanmu."
"Ayo, aku ajak kamu makan malam, anggap saja menebus kesalahanku karena tadi pergi lebih awal."
Keduanya berjalan berdampingan, benar-benar seperti sepasang pengantin baru yang manis.
Aku berada di belakang mereka, membiarkan tetesan hujan menembus jiwaku, menghancurkan sisa harapanku yang terakhir.
Laurent, kalau kamu merasa orang tuamu mati karena aku, lalu kenapa kamu tetap menikah denganku?