Dendam Sang Pelakor
tutur Rendra.
“Terima kasih, Sayang. Kalau begitu, aku dan Nathan harus pergi dari sini. Sebentar lagi, penjaga depan akan datang. Sebisa mungkin, kami akan kemari setiap jam 12 siang, dan aka nada satu orang suruhan Nathan juga yang akan memantau pergerakanmu. Jadi, jangan tegang dan santai saja. Kumohon, kau harus kuat dengan semua ini,” pinta Dara sembari memegang kedua jemari tangan Rendra.
“Aku mengerti. Terima kasih, Sayang.”
Hot Chapters