Tunggu Jandaku, Om!
Dia mulai merajuk.
"Tapi aku bisikin, ya! Aku malu."
"Ha-ha-ha ... Ria, apa bedanya, sih, bisikin sama langsung ngomong? Ada-ada aja!"
"Ya, udah, gak jadi aja!" Kulepas tangan yang menutupi wajahku.
"Eh, eh, jadi, dong! Buruan, aku udah gak sabar!" Mas Reyhan meringsek mendekatkan telinganya. "Ayo, Ria, cepetan!"
Sikat na Kabanata