Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENIKAHI MANTAN SUAMI

MENIKAHI MANTAN SUAMI

Tabitha tidak langsung keluar dari kamar mandi, tetapi menunggu Sakha menggosok gigi dengan cepat. “Kalau kamu gosok giginya nggak hati-hati nanti bisa berdarah. Bisa sariawan juga,” ucap Tabitha mengingatkan. Peringatan itu seperti sudah tersetting otomatis di kepala Tabitha, sehingga hampir setiap pagi Sakha akan mendengar Tabitha mengucapkan itu. “Done.” Sakha selesai menggosok gigi dan meletakkan sikat giginya kembali ke dalam cangkir, bergabung dengan sikat gigi milik Tabitha. “So, can we kiss now?”
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 383 kali sebagai jaga lisanmu
Baca
+Pustaka
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

“Aku mau pakai rasa strawberry. Kita coba, enak nggak.” “Gak mau ah!” tola Jingga cepat. “Jangan nakal, Mas!” “Kamu yang nakal,” elak Sagara. Jingga mendelik. “Kok jadi aku sih?” Sagara mendekatkan bibirnya ke telinga Jingga, bebisik pelan dengan nada menggoda, “Tadi yang bikin aku kehilangan kendali siapa, hm?”
1066.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai jaga lisanmu
Baca
+Pustaka
Suck Me Harder, Mr. Bodyguard! (INDONESIA)

Suck Me Harder, Mr. Bodyguard! (INDONESIA)

Aku bukan manusia, jadi mustahil Ivanna akan mengandung benihku. “Jax ... kau tidak menggigitku tadi,” ucapnya sembari menarikku mendekat dan ia mengecup bibirku. “Lakukan sekali lagi dan gigit aku di saat bersamaan ketika aku akan keluar.” “Apa? Sekali lagi?” “Ya, sekali lagi, Jax. Kau masih bisa mendengarku dengan baik, kan?” Ini gila~. ***
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai jaga lisanmu
Baca
+Pustaka
Membungkam Mulut Tetangga Julid

Membungkam Mulut Tetangga Julid

gumamnya nyaris tak terdengar. “Mas, istighfar, Mas …,” ucap Dina kemudian, sambil menepuk-nepuk punggung suaminya. “Yang ikhlas, ya, biar lapang jalan Bapak,” lanjut Dina, yang sedikit menenangkan pria yang masih terisak dalam pelukannya.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai jaga lisanmu
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Kakak Tiri

Terjebak Cinta Kakak Tiri

Pesan singkat dari Lucas: “Bagaimana kabarmu hari ini?” Ia membaca tanpa terburu-buru, lalu membalas: “Tenang. Dan itu lebih dari cukup.” Tidak ada emotikon. Tidak ada tambahan basa-basi. Tapi bagi Lucas, itu sudah seperti paragraf panjang yang menegaskan: Jasmin sedang melangkah ke arah yang benar. **
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai jaga lisanmu
Baca
+Pustaka
Istriku Seorang Juragan

Istriku Seorang Juragan

kataku dengan suara yang sengaja kutahan agar tetap terdengar tenang, meskipun hatiku sebenarnya sudah agak kesal. Bukannya merasa bersalah, Jingga malah tertawa kecil,seolah tak merasa terganggu dengan nada suaraku. "Ah, kan cuma peluk, Kang. Biar kamu enggak kesepian," ujarnya, dengan suara manja yang sudah sangat aku kenal. Aku mendelik, lalu bangkit "bukan itu masalahnya," ucapku sambil memegangi kepalaku yang terasa pusing. "Kamu itu enggak tahu caranya menjaga jarak apa?"
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai jaga lisanmu
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sinar bulan menerangi wajahnya, membuatnya terlihat seperti ilusi. Debur ombak yang menghantam pantai terdengar begitu jelas di malam yang sunyi. Hatiku rasanya seperti tertimpa batu besar, sangat menyakitkan. Setelah waktu yang sangat lama berlalu, Ibu membuang ponselnya ke dalam laut. Lalu dia memberiku uang dua puluh ribu, memegang bahuku dan berkata padaku. "Yolanda, tolong belikan Ibu sebotol air, ya?"
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai jaga lisanmu
Baca
+Pustaka
TAMING THE BOSS

TAMING THE BOSS

Kamu memang seperti lempeng bumi, bergeser sedikit saja sudah mengguncang hatiku —Tanpa Nama _________________________________ Tito memejam sambil meresapi. Ini bibir atau permen gula-gula, sih? Sudah manis, kenyal pula. Ia jadi ingin mengigitinya terus-menerus dalam taraf menggoda sang pemilik agar mempersilakannya menyelinap dan menjelajah. Memperoleh cecapan rasa manis lebih banyak, lebih nikmat. Lidah Tito sungguh ingin bermain-main di sana sambil mempekerjakan tangannya yang memegangi dagu Jameka untuk dialihkan fungsikan turun ke kancing kemeja wanita itu. Lalu, ia akan—
949 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai jaga lisanmu
Baca
+Pustaka
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

Engkau akan menjadi pemanis, yang menyelaraskan kenikmatan dalam hidupku. Tepat setelah mengucapkan kalimat itu, rahang Giman terbuka lebar hingga melebihi batas anatomis manusia. Lidahnya perlahan menjulur keluar... memanjang, menghitam, dan bercabang layaknya lidah siluman ular atau monster purba. Lidah menjijikkan itu berliur, melayang-layang tepat di atas wajah Dita, seolah ingin segera mencecap dan menelan anak kecil itu hidup-hidup.
1016.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 617 kali sebagai jaga lisanmu
Baca
+Pustaka
Mertua Bengis dan Pilih Kasih

Mertua Bengis dan Pilih Kasih

I'm sory for being so selfish, I'm sory for my mistakes] [I'm fine, we don't have anything to talk more, we have to stop to talk each other, I've got husband, I'm sory] [Please, we have to keep in touch, kita harus ketemu, aku janji gak akan ganggu kamu, aku mau bicara sama kamu, aku yakin pertanyaan kamu akan terjawab dengan pertemuan kita] [Aku sudah gak butuh lagi penjelasan kamu, kita sudah berbeda, kita urus hidup kita masing-masing saja, selesai!]
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai jaga lisanmu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status